Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAWASAN dan kontrol dari masyarakat menjadi kunci utama untuk menekan disharmoni program belanja antara pemerintah pusat dan daerah.
“Kuncinya ada pada bagaimana pemerintah pusat dan daerah memiliki pandangan dan strategi yang sama. Di situ peran masyarakat akan menjadi penting. Sekarang kan relatif tidak berperan. Peran masyarakat baru di pemilu saja, belum pada sistem perekonomian,” ujar Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah ketika dihubungi, kemarin.
Sebelumnya, dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan banyak terjadi penggunaan anggaran belanja yang tidak sinkron antara kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah sehingga capaian kinerja tidak bisa optimal. Selain itu, ditemukan tumpang-tindih program di antara kementerian/ lembaga.
Piter mengatakan banyak kebijakan yang lahir di daerah, tapi bukan berdasarkan keinginan dan kehendak masyarakat. Justru kebijakan yang muncul acap kali sekadar langkah-langkah populis dan politis. “Sehingga tujuan pembangunan yang ditentukan pusat acap kali tidak terlaksana di daerah,” tandasnya.
Karena itu, Piter meminta pemerintah pusat dan daerah duduk bersama untuk menyamakan pandangan, terutama dalam kebijakan anggaran. Bila harmonisasi itu tidak dibangun, permasalahan sinkronisasi akan terus terjadi.
“Kalau disebut tidak sinkron, yang jelas itu hal yang wajar karena daerah itu punya arahnya sendiri, punya target dan program sendiri, yang belum tentu sama dengan pemerintah pusat. Jadi, tidak sinkron itu wajar dengan sistem politik kita saat ini,” ujar Piter.
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah Nusa Tenggara Timur Zakarias Moruk menyebutkan pihaknya tetap melakukan penyesuaian penggunaan anggaran belanja dengan pemerintah pusat.
“Prinsipnya kita di daerah sangat konsisten dengan ketentuan dan regulasi yang ditetapkan oleh kementerian atau lembaga,” jelasnya, kemarin. (Mir/PO/X-10)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Lonjakan volume sampah selama masa libur akhir tahun bukan sekadar fenomena musiman, melainkan menjadi ujian nyata bagi sistem tata kelola sampah di daerah.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto, mendorong setiap pimpinan perguruan tinggi untuk membantu pemerintah dalam menangani permasalahan di daerah.
Ia juga menjelaskan skor penilaian HAM dibagi dalam empat kategori yakni 41-60 rendah, 61-70 cukup, 71-80 tinggi, dan 81-100 sangat tinggi.
Wali Kota Jambi Maulana menyatakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan koperasi menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci utama keberhasilan pembangunan fisik.
Hal tersebut disampaikan Tito dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah untuk Antisipasi Momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved