Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN & CEO ASEAN International Advocacy & Consultancy sekaligus Ketua DPP Partai NasDem Bidang Ekonomi, Shaanti Shamdasani, mengungkapkan Indonesa masih lebih baik dibandingkan beberapa negara dalam hal pertumbuhan ekonomi akibat dampak pandemi covid-19.
"Ada beberapa negara yang bahkan mencapai minus 5. Predisi pertumbuhan 0 persen untuk Indonesia masih oke, asal kita bisa sustain," kata Shaanti dalam diskusi Denpasar12, bertajuk Mempersiapkan Pemulihan Ekonomi Nasional Dalam Pandemi Covid-19, Rabu (10/6).
Shaanti pun mengatakan pemulihan ekonomi bisa dilakukan pemerintah dengan fokus pada produksi padat karya.
"Salah satu padat karya yang bisa dipilih yakni pertanian, UKM, dan digital ekonomi," lanjut Shaanti.
Dalam hal pertanian, ia menjelaskan, pemerintah harus lebih gencar lagi pada kaum millenial untuk bisa bertani. Saat ini menurutnya, anak muda cukup kreatif dan mau berbisnis lewat pertanian meskipun tidak langsung memegang cangkul dan peralatan bertani.
"Anak muda ini punya akses, banyak inovasi yanng mereka lakukan seperti sayur box dan lain-lain," lanjutya.
Tak hanya itu, di sektor pertanian diharapkan pemerintah tidak melakukan ekspor terburu-buru tetapi mementingkan konsumsi lokal terlebih dahulu seperti halnya yang dilakukan Thailand dan Vietnam.
"Pastikan pasokan di dalam negeri cukup, simpan dulu untuk kita, jangan dulu eksport," katanya ujarnya.
Pemerintah pun diminta fokus pda usaha kecil menengah (UKM) karena jumlah UKM Indonesi pun cukup banyak.
Sedangkan dalam sektor ekonomi digital, kegiatan ini sangat membantu pemerintah untuk mendistribusikan barang sehingga mampu memutar perekonomian. Hal ini diperkuat dengan kejadian pandemi covid-19 yang memaksa anak muda bisa berdagang lewat daring.
Shaanti menambahkan, pemerintah pun bisa menambahkan fokus pada sektor kesehatan yang kini sangat potensial berkembang.
"Kita (Indonesia) tak buruk-buruk amat. Kita memang sedikit tertinggal dalam hal industrialisasi, teteapi kita punya kekuatan di beberapa sektor," pungkasnya. (OL-7)
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Wamen UMKM Helvi Moraza menegaskan pentingnya penguatan ekosistem usaha, konektivitas rantai pasok, serta digitalisasi layanan agar UMKM
Sejumlah proyek percontohan microgrid terintegrasi berbasis PLTS disiapkan untuk area yang membutuhkan pasokan listrik besar tetapi masih terkendala akses jaringan listrik.
Tantangan terbesar freelancer saat ini bukan sekadar soal keahlian teknis, melainkan kemampuan beradaptasi.
AI telah berevolusi dari teknologi pendukung menjadi fondasi strategis dalam membangun daya saing brand.
Nama Michael Wisnu Wardhana mendadak menjadi perbincangan nasional setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kebakaran besar di Gedung Terra Drone.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved