Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
INVESTASI di forex trading menjanjikan potensi keuntungan yang besar, dengan risiko yang juga tak kalah besar. Karenanya untuk meminimalisir risiko tersebut, bisa diawali dengan memilih broker forex terpercaya. Didimax salah satu broker tersebut, kini mengembangkan saya ke Pekanbaru dan Yogyakarta.
"Setelah sukses membuka kantor cabang Didimax Makassar, kami kembali membuka kantor cabang baru di Kota Pekanbaru dan Yogyakarta dengan nilai Investasi Rp30 Miliar. Dengan kehadiran kantor baru ini pelayanan kami terhadap para nasabah dapat terus meningkat, serta memberikan edukasi terkait investasi trading forex kepada masyarakat luas," ungkap Direktur Utama Didimax R. Andrie Gunawan Sanjaya, dalam keterangannya, Selasa (2/6).
Lebih lanjut Andrie menuturkan, sesuai dengan visi perusahaan menjadi Broker Forex yang terbesar, profesionalisme terus ditingkatkan agar dapat memberikan layanan terbaik untuk seluruh pelanggan. Pihaknya menyediakan fasilitas lengkap dan nyaman untuk para pelanggan, mulai dari area konsultasi dan ruang Edukasi. Ruangan ini dapat digunakan masyarakat untuk berkonsultasi atau mengikuti kelas edukasi.
Sementara itu, Staf Khusus Asosiasi Pialang Berjangka Komoditi Indonesia (Aspebtindo) M Adrian Zenggi mengatakan, dengan dibukanya kantor cabang baru Didimax Pekanbaru dan Yogyakarta dapat meningkatkan perdagangan berjangka di tanah air. Khususnya di Pekanbaru dan Yogyakarta. Sebab edukasi perdagangan berjangka masih minim.
"Didimax merupakan perusahaan broker yang telah memiliki ijin dari Bappebti dan telah diakui baik dari sisi kepatuhan terhadap hukum maupun kinerja keuangan dan prestasi," ungkapnya. (OL-13)
Baca Juga: Tertangkap Basah Bawa Pemudik, Lima Unit Bus Dikandangkan Dishub
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Ketidaksinkronan antara data administratif dan realitas pasar ini menjadi salah satu alasan mengapa lembaga internasional mulai mempertanyakan kredibilitas tata kelola ekonomi nasional.
Jumlah investor pasar modal mencapai 20 juta pada akhir 2025, hanya 5% dari total penduduk Indonesia.
PRESIDEN Prabowo Subianto bertemu dengan petinggi perusahaan global di Amerika Serikat, Jumat (20/2) waktu setempat. Dalam pertemuan itu Indonesia memperkuat sistem investasi
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan pimpinan dari 12 perusahaan investasi terbesar dunia dalam upaya memperkuat kemitraan strategis, dalam pertemuan yang berlangsung di Washington DC.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved