Jumat 08 Mei 2020, 18:27 WIB

Kementan Launching Antivirus Korona Berbahan Eucalyptus

mediaindonesia.com | Ekonomi
Kementan Launching Antivirus Korona Berbahan Eucalyptus

DOK KEMENTAN
Mentan Syahrul Yasin Limpo (kiri).

 

Kementerian Pertanian (Kementan) melaunching inovasi antivirus berbasis eucalyptus di Ruang Utama Agriculture War Room (AWR), Jakarta, Jumat (8/5/2020). Produk inovasi ini merupakan hasil uji lab para peneliti pertanian yang dinilai mampu menangkal penyebaran virus.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang didampingi Kepala Balitbangtan Fajry Jufri dan Sekretaris Jenderal Kementan Momon Rusmono mengatakan, bahwa terobosan ini memiliki hasil pengujian eucalyptus terhadap virus influenza, virus Beta, dan gamma korona yang menunjukkan kemampuan membunuh virus sebesar 80%-100%.

"Bahkan Balitbangtan membuat beberapa prototipe eucalyptus dengan nano teknologi dalam bentuk inhaler, roll on, salep, balsem, dan defuser. Kami akan terus kembangkan dengan target utamanya korban terpapar virus Covid-19," kata Mentan.

Sebagai informasi, saat ini ada sekitar 700 jenis eucalyptus di dunia dengan kandungan bahan aktif yang beragam. Namun bahan aktif utamanya terdapat pada cineol-1,8 yang memiliki manfaat sebagai antimikroba dan antivirus.

"Insyaallah ini akan berhasil. Oleh karena itu tidak ada alasan untuk takut terhadap virus ini, tetapi kita juga harus terus waspada. Saya berharap inovasi ini bisa cepat dibagikan kepada masyarakat luas," katanya.

Sementara itu, Kepala Balitbang Fajry Jufri menjelaskan bahwa penelitian ini sebenarnya adalah hasil identifikasi melalui beberapa tanaman herbal dari jamu-jamuan seperti temulawak, jahe, jambu biji, dan minyak Atsiri.

Kemudian setelah dilakukan uji efektivitas bahan aktif yang terkandung didalamnya, maka langkah selanjutnya adalah membawa hasil penelitian ke laboratorium. Baru setelahnya inovasi ini bisa dikatakan sebagai produk kekebalan tubuh dan tahan terhadap paparan virus.

"Kami sudah mencobanya kepada yang terpapar virus covid-19 dan hasilnya sangat baik. Namun untuk itu kita masih harus menunggu dari pihak terkait untuk dapat didistribusikan," katanya," katanya.

Di samping itu, manfaat dari eucalyptus ini adalah melegakan saluran pernapasan, kemudian menghilangkan lendir, pengusir serangga, disinfektan luka, penghilang nyeri mengurangi mual, dan mencegah penyakit mulut.

"Dalam waktu dekat kita akan kembangkan secara luas sesuai arahan dan Presiden dan Menteri Pertanian," tutupnya. (RO/OL-10)

Baca Juga

Antara/Galih Pradipta

6 Program Ini Jadi Fokus Kemenkop-UKM Sepanjang 2021

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 21 Januari 2021, 20:49 WIB
“Untuk bidang perkoperasian kami menargetkan outcome terwujudnya koperasi modern,” ungkap Menteri Koperasi dan UKM Teten...
Dok. Pribadi

Banjir Pesanan, TaniHub Tumbuh Lebih dari 600% pada 2020

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 21 Januari 2021, 20:47 WIB
Presiden TaniHub Group Pamitra Wineka mengakui, tahun lalu merupakan masa yang menantang bagi pihaknya akibat pandemi...
Antara/Umarul Faruq

Konsumen Minta Edukasi dan Regulasi Soal Rokok Elektrik

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 21 Januari 2021, 20:03 WIB
"Hasil riset menunjukkan, responden di Indonesia mulai menggunakan rokok elektrik sebagai upaya intervensi kesehatan, seperti...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya