Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
INFLASI yang terjadi pada April lalu termasuk rendah hanya 0,08% (mtm) atau 2,67% (yoy).
Menurut Peneliti bidang Ekonomi, The Indonesian Institute, M. Rifki Fadilah rendahnya inflasi April 2020 disebabkan oleh pelemahan daya beli masyarakat. Pelemahan daya beli di tengah pandemi ini pun dikatakannya wajar terlebih indeks keyakinan konsumen berada dalam zona pesimistis.
“Pelemahan daya beli di tengah kondisi saat ini merupakan hal yang wajar. Hal ini juga tercermin dari menurunnya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini, di mana Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bulan April 2020 adalah sebesar 84,8 atau turun drastis dari bulan sebelumnya yang sebesar 113,8,” kata Rifki melalui keterangan resminya pada Media Indonesia, Rabu (6/5).
Lebih lanjut ia menjelaskan, implementasi penanganan penyebaran pandemi covid-19 berupa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) juga berdampak pada penurunan penghasilan masyarakat. Baik penghasilan yang bersifat rutin seperti gaji dan honor, maupun omzet usaha.
Hal tersebut juga sangat tercermin dari adanya penurunan optimisme konsumen terhadap penghasilan seiring dengan keyakinan konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja yang semakin menurun.
“Saat ini Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja turun menjadi 41,2. Ini disebabkan banyaknya pengurangan tenaga kerja yang dilakukan perusahaan akibat covid-19,”ungkapnya.
Oleh sebab itu, menurut Rifki, masyarakat saat ini secara kebiasaan (behavioral) akan lebih memilih untuk menahan belanjanya dan menyimpan uangnya sebagai dana darurat.
Hal ini juga diperparah dengan ketidakpastian kapan pandemi ini akan selesai dan kondisi ekonomi Indonesia yang masih bergejolak, serta adanya ancaman PHK yang masih menghantui.
Untuk mengatasi hal tersebut, Rifki menyebutkan pentingnya peningkatan efektivitas pelaksanaan PSBB di sejumlah wilayah.
"Semakin patuh masyarakat terhadap aturan PSBB, maka akan semakin cepat penyebaran covid-19 ini dapat ditekan dengan efektif,” ungkap Rifki.
Dengan begitu, jika angka penyebaran ini dapat secara signifikan ditekan, kebijakan PSBB juga dapat segera diakhiri, jika tidak diberikan kelonggaran dalam penerapannya.
“Hal ini akan memberi waktu bagi pemerintah dan segenap perangkatnya, serta berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama mempersiapkan diri untuk menata lingkungan sosial dan ekonomi secara bertahap, agar masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa dan ekonomi akan kembali berjalan normal,” tandasnya. (E-1)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved