Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Direktur Eksekutif Institute for Development of Economic and Finance (INDEF), Tauhid Ahmad, menilai bahwa teknis program dari prakerja diubah dan disesuaikan dengan kondisi saat ini.
Program kartu prakerja yang dihujani kritik dinilai tidak membangun keterampilan masyarakat untuk menghadapi dunia kerja. Menurutnya lebih baik program tersebut diberhentikan dulu dan dikaji ulang teknis dan materinya.
"Diberhentikan dulu dan dikaji ulang mengenai teknisnya, kan efektivitas rendah kalau sekarang," kata Tauhid saat dihubungi, Selasa (28/4).
Untuk kondisi saat ini, menurut Tahid, akan lebih cocok jika pemerintah memberikan insentif kepada pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Ditengah pandemi kok ada pelatihan. Adanya bantuan untuk orang yang terkena PHK itu baru benar, kalau kondisi sudah normal baru bisa mengadakan pelatihan kalau bisa offline," ujarnya.
"Untuk saat ini juga bantuan konsumsi bagi yang terkena PHK lebih efektif karena untuk konsumsi dan bisa menggerakan ekonomi," imbuhnya.
Menurutnya, banyak peserta yang menganggap hanya sebatas pengetahuan bukan keterampilan apapun. karena menambah keterampilan membutuhkan praktik, alat, media, bimbingan. Sehingga tujuan program prakerja yaitu menciptakan skill akan sia-sia.
"Akan lebih baik ditinjau ulang ditahap kedua ini kalau perlu di ubah jadi jaminan sosial yang terkena PHK," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Kemitraan dan Komunikasi Project Management Office (PMO) Kartu Prakerja, Panji Winanteya Ruky, mengungkapkan manajemen akan melakukan perbaikan.
"Manajemen Pelaksana baru berumur sebulan. Kami akan terus perbaiki operasi program kedepannya," ujar Panji.
Panji juga mengungkapkan bahwa menerima masukan dari masyarakat terkait program kartu prakerja.
"Masukan dari masyarakat dan pakar kami apresiasi. Kami terbuka untuk diskusi, Kemenko Perekonomian telah menyediakan waktu untuk publik bertanya dan memberikan masukan setiap pekan," pungkasnya. (E-1)
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved