Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki menepis kabar penyuntikan dana sebesar Rp200 miliar ke PT Harapan Bangsa Kita (Hebat), milik putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.
"Tidak ada anak presiden yang mencari proyek di pemerintah dan tidak ada pembiayaan ataupun kerja sama dengan Hebat," tegasnya dalam keterangannya, Sabtu, (25/4).
Teten menjelaskan dana Rp200 miliar untuk pelatihan koperasi dan UMKM itu masuk dalam anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang disalurkan ke provinsi dan kabupaten. Penyaluran pun dilakukan Kementerian Keuangan, bukan melalui Kemenkop UKM.
Meskipun begitu, manajemen Hebat pernah melakukan audiensi ke Kemenkop UKM untuk berbagi ide dan pengalaman dalam penyelenggaraan pengembangan UMKM yang diinisiasi secara mandiri, tanpa ikatan kerja formal apapun dengan Kemenkop UKM.
Pengamat Komunikasi dan juga dosen LSPR London School Jakarta, Yohanes Don Bosco Doho, melihat fenomena penyebar hoaks ini semakin bertambah dan menjadi-jadi. Yohanes mengatakan, pemerintah dalam hal ini Kominfo dan aparat hukum hendaknya stop hanya berwacana untuk menindak penyebar hoaks.
“Ambil tindakan tegas dan terukur. Pasalnya, hanya dengan tindakan tegas maka publik akan mikir-mikir untuk menyebarkan hoaks,” tegasnya.
Baca juga : Jualan Via Daring Petani Sayuran di Cianjur Fokus Pasar Lokal
Dengan menggandeng akselerator GK-Plug n Play, GK|Hebat dibentuk untuk dapat menjadi wadah bagi UMKM agar mereka mapan secara permodalan, dapat bertransformasi darioffline menjadi online, inovatif dan punya daya saing hingga memunculkan banyak lapangan kerja baru bagi para UMKM tersebut.
"Di tengah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang hampir merata di seluruh provinsi di Indonesia, GK|Hebat tetap komitmen memberikan pelatihan bagi para UMKM dengan melakukan pertemuan rutin secara online," ujar Chief Marketing Officer GK|Hebat Ansari Kadir.
Saat ini, GK|Hebat telah membawahi beberapa bisnis kuliner, seperti Sang Pisang, Ternakopi, Markobar, Yang Ayam, Siap Mas!, dan sekolah coding Enigma.
Dengan adanya wabah covid-19, bisnis kuliner yang dikelola GK|Hebat mengalami penurunan omzet. Namun dengan strategi, inovasi, dan kreativitas, pelaku usaha dapat dibimbing bertransformasi ke bisnisonline
"Seperti awal mula dibentuk, GK|Hebat tidak hanya sekedar memberi modal, akan tetapi juga memberikan keahlian yang lebih agar para UMKM tersebut memiliki kompetensi dalam mem-branding, mengemas dan memasarkan produknya, ahli dalam mengelola keuangan bisnisnya sehingga para investor akan melirik usahanya dan juga serius berdagang die-commerce," ungkapnya. (Medom.id/OL-7)
Plt Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Syska Hutagalung mengungkapkan inisiatif ini dinilai sejalan dengan arah pembangunan ekonomi digital dan penguatan koperasi.
KPK mendalami dugaan aliran uang yang terafiliasi Bupati nonaktif Pati Sudewo melalui koperasi. Sejumlah saksi telah diperiksa penyidik di Gedung Merah Putih.
MENYIMAK paparan dari salah satu gerai waralaba yang populer di Indonesia saat ini sungguh menarik.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi ekosistem ekonomi yang baru.
NASARI Digital (Nadi) menerapkan standar internasional pengelolaan keamanan informasi, seiring meningkatnya kebutuhan perlindungan data pada layanan koperasi dan UMKM berbasis digital.
ASOSIASI Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih Seluruh Indonesia resmi dideklarasikan. Deklarasi ini menjadi tonggak penting penyatuan gerakan koperasi desa dan kelurahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved