Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Investasi Forex Cukup Mudah, Begini Caranya

Muhammad Fauzi
25/4/2020 16:10
Investasi Forex Cukup Mudah, Begini Caranya
Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia.(MI/Adam)

INVESTASI di trading forex online kini semakin mudah dan murah seiring dengan perkembangan teknologi. Apalagi sekarang, bukanlah hanya orang-orang kaya yang bisa investasi di trading forex online.

Ada banyak pilihan broker forex untuk memulai investasi trading forex online. Salah satunya adalah Salma Markets Companies. Untuk menjadi nasabah Salma Markets caranya praktis yaitu tinggal registrasi secara online melalui website Salma Markets melalui ponsel atau PC.

Setelah itu upload dokumen pendukung seperti KTP/SIM atau Passport untuk proses verifikasi. Hanya butuh 5 menit melakukan registrasi dan memulai trading forex online.

"Yang pasti kita semua sudah online dari proses registrasi, pembukaan rekening, serta trading menggunakan MT4 dan MT5 secara online," kata CCO Salma Markets, Annie Luong dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/4).

Setoran awal untuk membuka rekening di Salma Markets minimal US$1. Sebab, di trading forex online ada namanya fungsi Leverage yaitu sejumlah uang yang dipinjamkan oleh broker forex kepada trader agar dapat menyelesaikan transaksi di pasar keuangan dalam jumlah jauh lebih besar serta mendapatkan potensi keuntungan yang lebih besar.

Annie menjelaskan, bagi masyarakat yang masih awam soal trading forex online, pihaknya akan memberikan panduan untuk basic trading. Ada juga pelatihan-pelatihan agar nasabah tidak mengalami kerugian saat trading forex online.

Setiap calon nasabah, baik yang baru mendaftar dan mereka yang sudah trading beberapa kali juga bisa mendapat akun demo gratis. Akun demo menawarkan saldo virtual US$10.000 dan serangkaian fitur yang juga ada di akun live, sehingga bisa mengamati proses berjalannya transaksi Forex dari awal sampai akhir tanpa harus takut mengalami kerugian.

perdagangan foreign exchange, foreign exchange options, foreign exchange forwards, contracts for difference, emas dan produk lain yang dijual bebas, jelas dia, memiliki risiko tingkat tinggi dan mungkin tidak cocok untuk semua investor.

"Kinerja masa lalu investasi bukanlah panduan untuk kinerjanya di masa depan. Investasi, atau penghasilan dari mereka, bisa turun dan naik. Anda belum tentu mendapatkan kembali jumlah yang Anda investasikan," ujar dia. (OL-13)

Baca Juga: Kabupaten Kendal Panen Raya Padi Hingga Mei 2020 Seluas 9.341 Ha

Baca Juga: Wall Street Menghijau di Tengah Stimulus Virus Korona



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Muhamad Fauzi
Berita Lainnya