Rabu 22 April 2020, 18:41 WIB

Indika Energy Bagi Dividen US$30 Juta

Teguh Nirwahyudi | Ekonomi
Indika Energy Bagi Dividen US$30 Juta

Dok Pribadi
RUPST PT Indika Energy Tbk (Perseroan)

 

PERUSAHAAN energi terintegrasi PT Indika Energy Tbk (Perseroan) membagikan dividen tunai sebesar US$30 juta.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Rabu (22/4). RUPST dilaksanakan dengan memerhatikan tata cara pelaksanaan sesuai Peraturan OJK dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Baca juga: Indonesia Lobi Negara Tujuan Ekspor Agar Kurangi Kuota Ekspor APD

Dalam keterangan tertulis yang diterima Media Indonesia, RUPST memutuskan menerima Laporan Tahunan 2019, mengesahkan Laporan Keuangan tahun 2019, memberikan pembebasan sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Komisaris atas segala tindakan pengurusan dan pengawasan yang dilaksanakan dalam tahun 2019, persetujuan penggunaan laba perseroan, pembagian dividen tunai dari laba ditahan perseroan tanggal 31 Desember 2019 sebesar US$30 juta dengan nilai tukar berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia sebesar US$0,005758 per saham, serta menyetujui susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.

Indika Energy melanjutkan optimalisasi kinerja dengan meningkatkan efisiensi dan produktivitas, mempererat sinergi antaranak perusahaan, mengembangkan portofolio melalui diversifikasi usaha, serta memperkuat nilai-nilai lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ ESG).

Pada 2019, perseroan membukukan pendapatan sebesar US$2.782,7 juta, atau 6,1% lebih rendah dari US$2.962,9 juta yang dilaporkan pada tahun sebelumnya.

Perseroan mencatat rugi yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$18,2 juta, dibandingkan dengan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$80,1 juta pada 2018.

Baca juga: Dampak Covid-19, Penduduk Miskin Indonesia Diprediksi Bertambah

Meski demikian, perseroan tetap mencetak laba inti sebesar US$75,5 juta pada 2019. Laba inti adalah rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, di luar keuntungan atau kerugian nonoperasional, dan pajak terkait (amortisasi)

Adapun di daftar komisaris, terdapat mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo. Berikut adalah jajaran komisaris dan direksi yang disetujui RUPST. (X-15)

Dewan Komisaris:

Komisaris Utama

Agus Lasmono

Wakil Komisaris Utama

Richard Bruce Ness

Komisaris

Indracahya Basuki

Komisaris Independen

  1. Farid Harianto
  2. Eko Putro Sandjojo


Direksi:

Direktur Utama

M Arsjad Rasjid PM

Wakil Direktur Utama

Azis Armand

Direktur

  1. Retina Rosabai
  2. Purbaja Pantja
  3. Kamen Kamenov Palatov .

Baca Juga

MI/Lilik Darmawan

Produk UMKM Ingin Diekspor, Teten : Daya Saing Produk Ditingkatkan

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 22 Januari 2021, 23:21 WIB
“Untuk memperbesar kapasitas UMKM agar berkontribusi dalam ekspor nasional, KemenKopUKM tahun ini akan mendorong UMKM masuk ke sektor...
Ilustrasi

PGN Kembangkan Digitalisasi untuk Optimalkan Usaha

👤Andhika Prasetyo 🕔Jumat 22 Januari 2021, 23:18 WIB
Saat ini, PGN telah memiliki sistem informasi yang mengintegrasikan seluruh anak usaha sehingga meningkatkan efisiensi dan efektivitas...
Ist

Produk Perawatan Kulit Ini Tebar Promo Belanja Online

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Januari 2021, 22:35 WIB
Produk unggulan yang ditawarkan meliputi produk pemenang Glowpick Award...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya