Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Ini Resep dari Pengamat bagi Pemerintah untuk Tangkal Resesi

Hilda Julaika
14/4/2020 20:00
Ini Resep dari Pengamat bagi Pemerintah untuk Tangkal Resesi
Pengamat ekonomi dari Core Indonesia Piter Abdullah(Dok. Ist)

Pemerintah  berupaya sekuat tenaga  agar Indonesia terhindar dari resesi ekonomi.  Oleh karena itu pemerintah menggelontorkan sejumlah dana dan kebijakan guna melawan dampak covid-19.

Menurut pengamat ekonomi Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah, keberhasilan mencegah resesi atau tidak sangat ditentukan oleh seberapa cepat penanganan wabah Covid-19 ini. Setidaknya pemerintah harus menjamin daya tahan dunia usaha dan pemberian dana stimulus bagi perbaikan ekonomi.

"Resesi atau tidak itu sangat ditentukan oleh seberapa cepat kita menangani wabah, seberapa cepat proses recovery bisa kita lakukan," ujarnya pada Media Indonesia, Selasa (14/4).

Piter mengambil contoh apabila pada triwulan III wabah Covid-19 sudah membaik, maka pada triwulan IV pemerintah bisa melakukan perbaikan ekonomi (economic recovery).

Untuk menuju pada skenario itu ada beberapa upaya yang harus diupayakan pemerintah. 

Pertama, sejauh mana pemerintah mampu mengurangi kerusakan di dunia usaha kita yang diakibatkan oleh wabah Covid-19. Ia menuturkan dunia usaha menyebutkan mereka hanya bisa bertahan hingga Juni pada tahun ini. Artinya tanpa adanya bantuan pemerintah mereka akan jatuh atau collapse.

"Kalau dunia usaha dibiarkan collapse di tengah wabah maka proses recovery akan berjalan lambat, resesi sudah pasti terjadi.
Dengan demikian sangat penting adanya bantuan pemerintah untuk meningkatkan daya tahan dunia usaha," jelasnya.

Baca Juga : Ekonomi RI Terancam Resesi, Menkeu : Kita Upayakan Tidak Terjadi

Selanjutnya yang kedua, seberapa besar dan seberapa cepat pemerintah menyalurkan dana stimulus untuk percepatan perbaikan economi. Saat ini pemerintah sudah mempersiapkan Rp150 triliun.

Apabila dana ini nilainya cukup dan juga dapat dengan cepat disalurkan untuk membantu proses recovery, dampaknya proses recovery itu akan bisa v shaped dan resesi sangat mungkin dihindari.

"Tapi kalau ternyata dana itu terlalu kecil dan juga sangat lambat disalurkan,  proses recovery juga akan berjalan lambat resesi pasti kita alami," ungkapnya. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Raja Suhud
Berita Lainnya