Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETATNYA persaingan bisnis logistik saat ini membuat pelaku usaha logistik perlu memiliki diferensiasi layanan untuk tetap bisa menggaet pelanggan.
Hal itu juga disadari oleh PT. Bhanda Ghara Reksa yang memilih fokus sebagai perusahaan logistik digital. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dikenal dengan BGR Logistics itu menelurkan sejumlah inovasi digital sebagai bentuk diferensiasi layanan.
Direktur Utama BGR Logistics M. Kuncoro Wibowo mengungkapkan, inovasi digital yang dilakukan perusahaannya antara lain lewat sistem pergudangan yang disebut dengan Warehouse Integrated Application (WINA) dan sistem armada, Fleet Integrated and Order Monitoring Application (FIONA).
Di sisi lain, lanjut Kuncoro, juga sedang dikembangkan aplikasi untuk bisnis logistik yang menyentuh pangsa pasar retail. Aplikasi bernama BGR Access itu membantu masyarakat dalam hal membuang barang bekas elektronik yang sudah rusak maupun yang sudah tidak digunakan.
Baca juga : IPC Gandeng Port of Rotterdam Bangun Logistik Maritim
“Aplikasi ini juga tengah dikembangkan untuk layanan pembuangan minyak goreng bekas dan oli bekas. Proses logistik yang terjadi kita menyebutnya sebagai reverse logistics,” terang Kuncoro dalam keterangan tertulisnya.
Selain itu, platform BGR Access juga akan dikembangkan untuk membantu pemerintah dalam proses logistik dalam hal kedaulatan pangan. Kolaborasi dengan stakeholder terkait dan BUMN di cluster pangan juga tengah dijajaki.
“Semoga kami terus mendapatkan dukungan untuk inovasi digital di industri logistik ini, dan juga untuk aplikasi BGR Access yang akan bermanfaat bagi banyak pihak serta masyarakat,” ujarnya.
Inovasi digital yang dilakukan BGR Logistics membuat Kuncoro meraih penghargaan sebagai The Most Inspiring CEO dalam ajang iCIO Award 2020. (RO/OL-7)
ASOSIASI Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menilai kebijakan one way arus mudik secara nasional pada puncak mudik lebaran 18 Maret 2026 tidak terlalu berpengaruh pada angkutan logistik
REI menilai dampak konflik Timur Tengah terhadap harga rumah di Indonesia relatif terbatas. Kenaikan biaya logistik diperkirakan hanya mendorong harga rumah sekitar 3,5%.
Konflik Timur Tengah picu panic buying dan ancaman kelangkaan BBM di Thailand. Pemerintah pantau ketat pasokan seiring lonjakan harga di tingkat lokal.
Beban pengiriman akan overload menjelang Lebaran. Untuk menekan risiko keterlambatan, perusahaan menyatakan telah melakukan persiapan sejak awal
penyelenggaraan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Eskalasi konflik ini langsung menarik perhatian dunia akan gangguan rantai pasok logistik global yang bisa menekan ekonomi banyak negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved