Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat (Jabar) akan menerbitkan obligasi hijau sebagai bentuk keberpihakan terhadap lingkungan. Salah satunya untuk
mengakselerasi kebijakan pembangunan rendah karbon.
Tekad itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jabar M. Taufiq Budi Santoso saat menghadiri kick off perencanaan pembangunan rendah karbon (PPRK), di Bandung, Kamis (5/3). Acara ini seiring dilakukannya nota kesepahaman antara Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dengan Jawa Barat.
Taufiq mengatakan, pihaknya siap menargetkan penurunan emisi gar rumah kaca (GRK) setara 13,45 juta ton CO². Ini akan ditempuh melalui kegiatan di sektor strategis seperti kehutanan, pertanian, energi, transportasi, dan pengolaham sampah yang salah satu pembiayaannya bersumber dari obligasi hijau.
Dia menyebut, rencana penerbitan obligasi hijau ini sudah direncanakan sejak lama. "Cuma karena waktu itu pusat mendorong ada kebijakan yang
perlu diselesaikan, jadi kita baru sekarang," katanya.
Meski tak merinci, menurutnya proyek pembangunan rendah karbon ini sudah dimasukan ke dalam rencana pembangunan jangka menengah (RPJM). Ini akan diikuti dengan berbagai penguatan regulasi seperti perbaikan peraturan.
"RTRW akan direvisi, kita sesuaikan dengan pembangunan rendah karbon. Pergub akan diperbaiki," katanya.
Tak hanya itu, pihaknya pun akan menyelaraskan hal ini dengan pemerintah kabupaten/kota di bawahnya. "Kita sama-sama dalam membangun ini. Kalau perencanaan provinsi mengacu rendah karbon, kabupaten/kota juga harus ikut," katanya.
Dalam kesempatan sama, Direktur Lingkungan Hidup Bappenas Medrilzam mengatakan, saat ini penurunan GRK menjadi salah satu sasaran makro
pembangunan dalam RPJM 2020-2024. Dengan begitu, menurutnya isu lingkungan akan setara dengan pertumbuhan ekonomi, penanggulangan
kemiskinan, dan indeks pembangunan manusia.
Melalui pendekatan ilmiah dan terintegrasi, lanjut dia, PPRK mampu menunjukkan sinergi positif antara penanganan perubahan iklim dengan
pertumbuhan ekonomi. Jika tidak sama-sama dipahami, menurutnya perbaikan lingkungan akan semakin terkalahkan oleh kepentingan ekonomi.
"Tingginya aktivitas perekonomian di Jawa Barat yang didominasi industri dan konstruksi akan berdampak terhadap semakin berkurangnya tutupan hijau dan tingginya penggunaan bahan bakar fosil," katanya. Dengan adanya kerjasama ini, pihaknya menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi percontohan.
Nantinta, kata dia, Jawa Barat akan mendapat dukungan dari berbagai mitra pembangunan. "Pemerintah Jerman, Jepang, PBB menyatakan komitmen
untuk mendukung penyiapan PPRK di Jawa Barat," katanya. (OL-13)
PT Pollux Hotels Group Tbk memperkuat strategi kebutuhan dan struktur pendanaannya dengan menerbitkan Obligasi Terkait Keberlanjutan I Tahun 2025 senilai maksimal Rp500 miliar.
SMF menilai kebijakan Bank Indonesia yang menetapkan obligasi SMF sebagai underlying transaksi repo, akan membuka kembali minat investor t
SBN akan memperluas ekosistem aset digital yang terukur dan sesuai regulasi guna mendukung pertumbuhan sektor keuangan digital nasional.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons usulan Luhut Binsar Pandjaitan soal suntikan dana Rp50 triliun ke INA, dengan syarat dialokasikan ke sektor riil, bukan obligasi.
IHSG, nilai kapitalisasi pasar, dan juga rata nilai transaksi harian, membukukan rekor tertinggi atau all time high. Pasar modal domestik pada September 2025 mencatatkan kinerja yang positif.
Rencana penerbitan private placement Patriot Bond oleh Danantara Indonesia senilai Rp50 triliun menuai dukungan.
PERINGATAN mengenai ancaman perubahan kiamat iklim kembali menguat seiring dengan ditemukannya fenomena geologi yang tidak biasa di Greenland.
“Menurut Data KLHK (2023) sampah makanan sebesar 41,4% dari total sampah di Indonesia. Setiap orang menyumbang sampah makanan sebesar 115–184 kg per tahun,”
TERBITNYA Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 dinilai sebagai tonggak penting bagi Indonesia dalam membangun ekonomi hijau.
PT Mitra Kiara Indonesia (MKI), perusahaan terafiliasi Semen Indonesia Group (SIG), mengambil langkah penting menuju dekarbonisasi industri.
WMO laporkan kadar CO2 global capai rekor tertinggi pada 2024. Lonjakan emisi ini mempercepat pemanasan bumi dan ancam keseimbangan iklim dunia.
PT Astra Agro Lestari meraih Anugerah Ekonomi Hijau berkat dua inovasi strategis di industri kelapa sawit. Dua inovasi itu meliputi teknologi methane capture dan pupuk organik Astemic.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved