Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUN 2020 jadi tonggak bersejarah bagi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dengan menasbihkan menjadi rumah bagi generasi milenial. Untuk mewujudkan hal tersebut, BTN telah bersiap menerapkan berbagai strategi.
Ada lima strategi yang bakal diimplementasikan BTN dalam membuat perseroan rumah yang nyaman bagi milenial. Yang pertama, menurut Direktur Utama BTN Pahala N Mansury yakni meningkatkan berbagai lini digital perseroan. Hal ini dilakukan karena kalangan milenial ini menginginkan hal yang praktis.
“Dengan berbagai kemudahan digital yang kami miliki, kami membidik para milenial untuk dapat menjadikan BTN sebagai rumah dalam bertransaksi maupun memiliki hunian,” jelas Pahala.
Strategi kedua, lanjut Pahala, BTN akan terus mengakselerasi kemitraan dengan berbagai sektor. Berbagai sektor tersebut, baik di sisi perumahan maupun dengan para pemain di segmen fintech.
“Saya melihat fintech dapat menjadi partner bagi kami untuk sama-sama dapat memberikan pelayanan terbaik terutama bagi nasabah milenial,” tutur Pahala.
Strategi ketiga yakni mengembangkan berbagai segmen bisnis serta infrastrukturnya. Untuk mendukung pengembangan tersebut, BTN akan melakukan strategi keempat yakni meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang produktif dan mengutamakan kehati-hatian.
Dan strategi kelima adalah menerapkan bisnis model baru yang lebih berfokus pada ritel serta wholesale funding. Menurut Pahala, strategi ini akan mengurangi biaya dana sehingga meningkatkan profitabilitas perseroan.
Pahala menyakini dengan berbagai strategi yang akan dilakukan diharapkan bisa menempatkan posisi BTN tidak hanya sebagai bank spesialis perumahan, tapi juga sebagai bank tabungan khususnya tempat menabung bagi para milenial untuk punya rumah.
Bisakah BTN menjadi tempat menabung para milenial? Menurut Pahala meski bukan hal yang mudah tetapi perseroan akan meyakinkan para anak muda mengenai keuntungan dan manfaat yang akan didapat jika menabung di BTN. Selain memiliki bunga yang lebih tinggi dibandingkan dengan bank lain, para milenial yang sudah menjadi penabung di BTN akan lebih mudah memiliki rumah yang mereka idamkan.
Pengamat perbankan Paul Sutaryono mengatakan, fokus BTN untuk menjadi bank tabungan merupakan gagasan yang baik. Pasalnya dulu sekitar tahun 1950 BTN merupakan Bank Tabungan Pos.
“Jadi BTN dari dulu sebenarnya sebagai bank tabungan (saving bank) dan bank khusus perumahan (mortgage bank) juga,” jelas Paul.
Menurut Paul, dua bisnis itu sejajar karena mampu menghimpun dana masyarakat dengan lebih luas untuk membiayai bisnis perumahan. Tabungan saat ini amat penting dalam mendukung likuiditas yang masih ketat.
“Apalagi dengan produk tabungan berbasis teknologi, BTN dapat menjangkau calon penabung lebih luas,” tegasnya.
Selain menjadikan rumah nyaman bagi milenial, BTN juga berniat untuk menguasai pasar milenial. Salah satu strategi yang dilakukan perseroan yakni meluncurkan aplikasi BTN Properti Mobile versi Android. Lewat aplikasi ini, generasi mudah dapat mengajukan KPR lewat ponsel.
Menurut Pahala, berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut ada 81 juta orang di segmen generasi milenial yang belum memiliki rumah. Angka tersebut setara 31% dari jumlah populasi di Indonesia.
Dengan jumlah tersebut, potensi generasi milenial yang belum memiliki rumah sangat besar untuk digarap. “Sebagai pemimpin pasar KPR di Tanah Air, kami akan terus berinovasi untuk menyediakan hunian yang mudah diakses dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Kali ini kami berinovasi dengan menyajikan aplikasi BTN Properti Mobile yang memberikan berbagai kemudahan berbasis teknologi bagi generasi milenial yang tech-savvy,” ujar Pahala.
Di usianya ke-70 tahun, Bank Tabungan Negara (BTN) memiliki momentum untuk melahirkan milestone, yakni meningkatkan grade level bank. Sejak tahun 1976, BTN menjadi bank pertama yang merealisasikan program KPR. Ini sesuai tugas yang diberikan pemerintah.
Saat itu, 29 Januari 1974, Menteri Keuangan RI mengeluarkan surat No. B-49/MK/I/1974 yang isinya menunjuk BTN sebagai wadah pembiayaan proyek perumahan untuk rakyat.
Tugas menyediakan perumahan rakyat semakin menemukan momentumnya di masa pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang meluncurkan Program Sejuta Rumah. BTN menjadi kontributor utama dalam menyukseskan program yang sangat membantu masyarakat bawah ini.
Program tersebut membuat posisi BTN semakin mendominasi dalam penyaluran KPR Subdisi. Tercatat, BTN telah menyalurkan pembiayaan KPR Subsidi untuk 3,46 juta unit rumah dengan nilai kredit mencapai Rp159,97 triliun.
Catatan ini menunjukkan bahwa BTN benar-benar menjalankan misi mulianya menyediakan rumah rakyat sesuai tugas yang diberikan pemerintah.
Terbukti, dari total portofolio pembiayaan KPR, sebesar 53,32% merupakan KPR Subsidi. Besarnya portofolio pembiayaan KPR Subsidi menempatkan BTN sebagai penguasa pasar (market share) KPR di Indonesia sebesar 91,55%.(OL-09)
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Melalui ajang kompetisi tahunan BTN Housingpreneur 2025, peserta berpeluang masuk ke jaringan bisnis nyata
Generasi milenial menjadi kelompok paling banyak menerima manfaat program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang disalurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Khusus untuk BTN, Purbaya memprediksi penyaluran kredit hanya tembus Rp10 triliun dari Rp25 triliun yang dialokasikan hingga akhir tahun.
BTN menegaskan posisinya sebagai penyalur terbesar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2025.
Bank BTN Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan pembangunan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 800 unit selama 2025.
Sepuluh developer ini mencatat kontribusi signifikan dengan total realisasi kredit mencapai Rp1,7 triliun, setara 50% dari total KPR Non Subsidi yang disalurkan BTN
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved