Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Tabungan Negara (BTN) tak hanya konsisten mendukung program pemerintah untuk menyediakan hunian sejuta rumah bagi masyarakat. Perseroan juga mengaku bakal memperkuat inovasi kredit pemilikan rumah (KPR) untuk kalangan milenial.
"BTN sudah menyikapinya dengan menyiapkan model bisnis untuk menjawab tantangan pasar KPR. Kami harus lebih memperkuat porsi KPR nonsubsidi dari kalangan milenial dengan inovasi produk layanan perbankan berbasis digital," ungkap Direktur Utama BTN Pahala N Mansury, dalam acara HUT BTN, di Jakarta, Minggu (9/2).
Pahala optimistis, BTN masih dapat menangkap peluang di segmen itu karena tingginya permintaan. Selain itu juga didukung maraknya sentra pertumbuhan ekonomi baru akibat pembangunan infrastruktur, perkembangan tempat wisata dan akan dibangunnya ibukota baru.
"Kami tetap konsisten menggarap sektor perumahan yang memiliki multiplier effect untuk 170 industri dengan rajin berinovasi mengembangkan produk KPR yang sesuai dengan kebutuhan generasi masa kini. Tapi kami juga proaktif meracik skema KPR untuk memfasilitasi masyarakat berpenghasilan rendah," imbuhnya.
BTN, lanjutnya, memiliki 5 strategi meliputi penerapan budaya perusahaan secara konsisten, peningkatan produktivitas, kualitas portofolio kredit yang sehat serta bisnis model yang kuat atas dasar penerapan risk management, digitalisasi dan otomasi.
"Fokus kita juga adalah memiliki basis dana atau funding yang kuat, partnership atau kemitraan khususnya dengan ekosistem di sektor perumahan sehingga dapat mempermudah, mempercepat pertumbuhan Bank BTN," tegas Pahala.
Tercatat BTN saat ini telah menguasai pangsa pasar KPR subsidi di Indonesia lebih dari 90% (data per Desember 2019). Adapun untuk KPR secara nasional BTN menguasai lebih dari 40% (data per September 2019).
Selama 70 tahun, bank yang sebelumnya bernama Postpaarbank itu melaksanakan fungsi intermediasi dengan merealisasikan pembiayaan kredit sekitar Rp595,2 triliun yang didominasi oleh kredit perumahan dan kredit pendukung perumahan.
Kredit tersebut mengalir kepada hampir 5 juta lebih keluarga di Indonesia dari semua segmen, baik segmen MBR hingga generasi milenial masa kini. (X-12)
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyesuaikan postur anggaran Transfer ke Daerah (TKD) seringkali dicap sebagai keputusan pragmatis belaka.
Pemprov DKI hanya menyesuaikan penganggaran untuk pelaksanaan program selama 10 bulan pertama tahun anggaran.
Pemprov DKI perlu memperhatikan penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan bahasa asing di sekolah-sekolah negeri maupun swasta.
tarif Transjakarta sebenarnya mencapai sekitar Rp13 ribu per penumpang, namun masyarakat hanya membayar Rp3.500 berkat subsidi besar dari pemerintah daerah.
ASUMSI makro Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 yang optimistis berisiko kembali mengulang deviasi antara target dan realisasi alias meleset.
KENAIKAN harga rumah yang terus tinggi menjadi salah satu faktor harga rumah semakin sulit terjangkau, termasuk oleh gen Z. Di sisi lain, pertumbuhan pendapatan sangat minim.
OJK menegaskan hanya segelintir calon debitur KPR dengan skema FLPP terkendala akibat catatan di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Generasi milenial menjadi kelompok paling banyak menerima manfaat program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang disalurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Kementerian PKP sedang mengkaji skema Rent to Own (RTO) atau sewa-beli untuk mendukung program pembangunan 3 juta rumah, dengan fokus utama pada penyediaan pembiayaan bagi pekerja informal.
BTN menegaskan posisinya sebagai penyalur terbesar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2025.
Segmen pasar menengah saat ini menjadi target pasar yang menjanjikan. Hal ini didorong oleh dominasi end-user, khususnya generasi milenial, Gen Z, serta pasangan muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved