Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJALAN dengan strategi tranformasi dalam hal budaya perusahaan dan sumber daya manusia, Jasa Tirta II bersinergi dengan ESQ Leadership Center yang dikelola oleh PT Arga Bangun Bangsa.
Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan memorandum of collaboration pengembangan sumber daya manusia antara Direktur Keuangan dan SDM Jasa Tirta II, Haris Zulkarnain, dan Direktur Utama PT Arga Bangun Bangsa, Luki Alamsyah Agustriana, di Jakarta, Sabtu (21/12).
Strategi transformasi Jasa Tirta II juga mendapat dukungan dari Dr HC Ary Ginanjar Agustian Motivator ESQ Leadership Center. Menurutnya, transformasi Jasa Tirta II tak bisa lepas dari kecerdasan spiritual, intelektual akhlak, dan karakter serta integritas SDM-nya.
"Kecerdasan spiritual untuk berbagi kecerdasan intelektual untuk menghitung. Dua dimensi ini penting di era industri 4.0. Cara berpikir dalam bekerja harus bisa 'memberi' sesuatu yang berguna untuk perusahaan," ungkap Ary dalam siaran pers yang diterima Senin (23/12).
"Kerja sama ini menguntungkan kedua pihak untuk saling mendukung dalam kegiatan pelatihan dan pemanfaatan fasilitas pelatihan yang dimiliki masing-masing pihak. Sinergi ini juga mendukung pengembangan sumber daya manusia berbasis emotional spiritual question khususnya Jasa Tirta II yang sedang dalam agenda transformasi agar SDM yang mengelola Jasa Tirta II juga memiliki akhlak mulia, berkarakter positif dan memiliki integritas," ucap Haris.
Baca juga: Pemerintah Ubah Ketentuan Impor Barang Kiriman untuk Lindungi IKM
Fokus kerja sama ini di antaranya meliputi peningkatan kepemimpinan SDM dengan metode ESQ untuk mendukung proses transformasi perusahaan, pembinaan karyawan yang berkarakter untuk mendukung program SDM unggul Indonesia maju, serta penyediaan fasilitas kawasan wisata Jatiluhur bagi program training ESQ sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dirut Jasa Tirta II, U Saefudin Noer, menambahkan, kerja sama ini penting untuk menciptakan nilai tambah dan transformasi serta penguatan kapasitas Jasa Tirta II menyambut Rancangan Peraturan Pemerintah yang sedang dipersiapkan pemerintah dan pemegang saham.
"Dengan SDM unggul yang berpikiran jernih dan berhati bersih, upaya bersih-bersih wilayah sungai, waduk, bendung dan bendungan serta wilayah operasi Jasa Tirta II, insya Allah semakin sukses," ungkap Saefudin.
Menurutnya, transformasi Jasa Tirta II ini menjadi memontum besar dan harus berhasil. Jika peraturan pemerintah terbaru tentang Jasa Tirta II sudah disetujui Pemerintah dan pemegang saham, Jasa Tirta II ingin Bendungan Jatiluhur menjadi percontohan tentang alternatif penggunaan energi baru dan terbarukan.
Cita-cita tersebut dapat terwujud jika Jasa Tirta II mendapat konsep one river one management dalam pengelolaan sumber daya air agar dapat meningkatkan kinerja operasi, pemeliharaan, pengusahaan SDA, mitigasi, kekeringan dan keseimbangan dengan kebutuhan konservasi.
Hal ini fundamental untuk ketahanan pangan dan energi bangsa. Sehingga pemanfaatan air untuk PLTA, pertanian, serta industri dalam satu sungai dikelola oleh Jasa Tirta II sebagai wujud bahwa air dikelola oleh negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat dan kedaulatan bangsa. (RO/OL-1)
Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul lahir dari sistem pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui PractiWork, mahasiswa tidak hanya dinilai dari sisi akademik, tetapi juga mencakup kemampuan kognitif, psikomotorik, karakteristik kepribadian, hingga minat dan preferensi kerja.
Periode paling krusial bagi perkembangan manusia terjadi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Periode ini mencakup masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
LSP Quantum HRM Internasional dan Global Communication Network Indonesia (GCNI) resmi menjalin kerja sama strategis dalam penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi kompetensi.
Musda ke-VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten resmi ditutup dan menandai babak baru kepemimpinan organisasi kepemudaan di Tanah Jawara.
Konsep GAR hadir dari keprihatinan akan adanya kesenjangan antara teori akademik dengan tantangan nyata di lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved