Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Jasa Keuangan bakal mendorong lebih keras lagi pada 2020 mendatang.
"Kalau sebelumnya melalui imbauan, tahun depan kita dorong melalui aturan," kata Komisioner OJK, Heru Kristiyana, dalam pertemuan OJK dengan pimpinan media di Jakarta, Rabu (18/12).
Konsolidasi perbankan dalam bentuk merger sudah berlangsung.
"Contohnya Sumitomo merger dengan BTPN. Lalu BCA mengambil alih Bank Royal dan Bank Rabo. Juga, Bangkok Bank mengambil alih Bank Permata," papar Heru yang juga Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK.
Baca juga: Genjot Proyek 35 Ribu MW, PLN Dapat Sokongan Dana Rp7,91 Triliun
OJK juga mendorong konsolidasi Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Sudah aturan BPR minimal bermodal Rp6 miliar sehingga yang modalnya tidak memenuhi harus merger.
"Sudah ada 34 permohonan merger ke OJK," kata Heru.
Sedangkan untuk bank syariah, menurut Heru, OJK mendorong bank syariah untuk memiliki produk variatif.
"Ini supaya nasabah punya banyak pilihan," ucap Heru.
OJK, lanjut Heru, juga mendorong sinergi antara perusahaan induk dan perusahaan anak atau unit usaha di bank syariah.
"Contohnya teknologi. Perusahaan anak atau unit usaha bisa mengggunakan teknologi perusahaaan induk supaya efisien," katanya. (OL-1)
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved