Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 19 bank di Indonesia dinilai berkinerja terbaik dalam memberikan dukungan pembiayaan kepada UMKM dengan indikator pertumbuhan kredit dan rasionya yang memihak kepada usaha mikro dan kecil.
Pemimpin Umum Majalah Peluang Irsyad Muchtar mengatakan, pihaknya mengukur bank-bank berkinerja terbaik dalam pembiayaan UMKM dengan metodologi penilaian rating mengedepankan pertumbuhan dan rasio.
“Kami berharap dengan adanya rating ini, perbankan semakin bergairah untuk menyalurkan dananya kepada UMKM,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/11)
Pada kriteria pertumbuhan diukur perkembangan tahunan kredit usaha mikro kecil dan kredit UMKM selama 2017-2018.
Sementara ukuran rasio yang digunakan meliputi rasio kredit UMKM terhadap total kredit, rasio kredit bermasalah UMKM, rasio kredit UMK terhadap kredit UMKM, dan rasio permodalan.
Sebanyak 19 bank berkinerja terbaik dalam pembiayaan UMKM yakni BRI, BNI, Bank Mega, Bank Jateng, Bank Bukopin, Bank KEB Hana Indonesia, Bank Mandiri Taspen, Bank Nagari, Bank Sulselbar, BTPN Syariah, dan Bank Mestika Dharma.
Kemudian Bank BCA Syariah, Bank Sahabat Sampoerna, Bank Jasa Jakarta, Bank Oke Indonesia, Bank Bengkulu, Bank Yudha Bhakti, Bank Amar Indonesia, dan IBK Bank Indonesia.
Irsyad mengatakan, pemerintah mendorong perbankan untuk menyalurkan pembiayaan ke sektor UMKM melalui Peraturan Bank Indonesia Nomor 17/12/PBI/2015 tentang Pemberian Kredit atau Pembiayaan oleh Bank Umum dan Bantuan Teknis dalam rangka pengembangan UMKM.
“Dalam regulasi tersebut, rasio kredit UMKM terhadap total kredit setiap bank ditargetkan minimal sebesar 20 persen pada akhir 2018,” katanya. (OL-11
OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved