Senin 25 November 2019, 19:45 WIB

Shortfall Pajak 2019 Diproyeksikan Melebar

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Shortfall Pajak 2019 Diproyeksikan Melebar

ANTARA/NOVA WAHYUDI
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kiri) memberikan ucapan selamat kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak yang baru Suryo Utomo.

 

PENERIMAAN pajak 2019 dipastikan akan meleset dari target (shortfall) yang lebih besar dari 2018 yang mencapai Rp110 triliun. Diperkirakan shortfall penerimaan pajak tahun ini mencapai Rp140 tirliun.

Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Yon Arsal, mengungkapkan pihaknya akan mengupayakan shortfall pajak tidak melebih Rp200 triliun.

"Kami usahakan maksimal. Mungkin akan ada pelebaran, tapi mudah-mudahan tidak terlalu lebar dari yang kemarin sudah disampaikan," kata Yon saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (25/11).

Angka shortfall sebesar Rp140 triliun didapat berdasarkan laporan APBN 2019 semester I yang diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati beberapa waktu lalu. Melebarnya shortfall pajak, kata Yon, harus dimaklumi akibat melemahnya ekonomi global dan nasional.

"Di evaluasi semester I ibu (Sri Mulyani) menyampaikan waktu itu Rp140 triliun, itu saja lebih besar. Tetapi sekali lagi, harus dipahami betul kondisinya ekonomi sangat beda dibandingkan dengan tahun lalu," tutur Yon.

Baca juga: Penarikan Pajak Berbasis Kewilayahan Dilakukan 2020

Pelebaran shortfall pajak dapat dilihat dari realisasi penerimaan pajak hingga Oktober 2019 yang hanya mencapai 64,56% atau Rp1.018,47 triliun dari target APBN 2019 sebesar Rp1.577 triliun.

Penerimaan pajak itu tumbuh 0,23% year on year (YoY), lebih rendah dibandingkan dengan penerimaan pajak 2018 di periode sama yang tumbuh sebesar 16%.

Yon menambahkan, untuk menekan pelebaran shortfall pajak, pihaknya akan melakukan upaya ekstra meliputi pengawasan, pemeriksaan serta penegakkan hukum.

"Kegiatan effort (upaya) itu, hasilnya memang biasanya akan cair di Desember makanya kita perlu pantau Desember nanti hasilnya seperti apa. Baru dipanen lah bahasanya," pungkas Yon. (A-4)

Baca Juga

ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Ini Langkah Pemerintah untuk Mempercepat Proyek Strategis Nasional

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 27 November 2020, 13:26 WIB
Jumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) ditetapkan menjadi 201 proyek dan 10 program yang mencakup 23 sektor dengan total nilai mencapai...
DOK PT EMDEKI UTAMA

PT Emdeki Utama Proyeksikan Capai Penjualan 20.258 Ton Akhir 2020

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 November 2020, 13:07 WIB
Direktur Independen Emdeki, Chakravarthi Kilambi mengatakan penjualan karbit sampai September atau kuartal III/2020 mencapai 14.775 ton...
ANTARA/FANNY OCTAVIANUS

Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Kuartal III Turun 25,1%

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 27 November 2020, 12:41 WIB
Pendapatan asuransi jiwa pada kuartal III-2020 mengalami perlambatan sebesar 30,5% dari Rp 73,3 triliun pada kuartal II menjadi Rp 50,94...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya