Senin 11 November 2019, 17:16 WIB

Kementan-Kemendag Perkuat Sinergisitas di Sektor Pangan

Andhika prasetyo | Ekonomi
Kementan-Kemendag Perkuat Sinergisitas di Sektor Pangan

Antara
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kanan) bersama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko

 

KEMENTERIAN Pertanian dan Kementerian Perdagangan berkomitmen mempererat hubungan kedua instansi demi menyediakan bahan pangan yang baik dan terjangkau kepada masyarakat.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan pihaknya akan menyinergikan program-program yang bersinggungan dengan kebijakan-kebijakan yang ada di Kemendag, seperti penyediaan, distribusi hingga impor bahan pangan.

Menurut Syahrul, adanya sinergi yang lebih kuat di sektor pangan, pemerintah akan mengetahui berapa besar permintaan dan ketersediaan pasokan pangan.

Ia juga menekankan akan mengutamakan pemenuhan kebutuhan pangan dari dalam negeri. Impor bisa saja dilakukan jika memang para petani dalam negeri tidak mampu memproduksi komoditas dalam jumlah yang cukup.

"Impor itu tidak haram, tapi kita harus utamakan yg ada, yang kita miliki di dalam negeri," ujarnya seusai menemui Menteri Perdagangan Agus Suparmanto di Kantornya, Jakarta, Senin (11/11).

 

Baca juga: Sri Mulyani Terbitkan PMK untuk Tambal Defisit BPJS

 

Sebagai negara penganut paham perdagangan bebas, Indonesia jelas tidak bisa menutup diri dari kegiatan impor. Pasalnya, tandas politisi NasDem ini, impor secara tidak langsung akan membuka pintu bagi Indonesia untuk mengekspor banyak komoditas termasuk hasil pertanian ke berbagai negara.

"Jadi jangan selalu bicara impor. Kita harus bicara bagaimana memperbanyak ekspor. Ekspor pertanian kita cukup besar. Yang kita kejar sekarang adalah bagaimana kinerja perdagangan tetap seimbang," ucapnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik merilis ekspor hasil pertanian September 2019 mencapai US$355,7 juta atau tumbuh 5,27% dari bulan sebelumnya. Jika dibandingkan secara tahunan atau September 2018, ekspor hasil pertanian naik sampai 12,24%.

Kenaikan itu ditopang oleh pertumbuhan penjualan di sektor buah-buahan, tembakau, tanaman obat, aromatik, rempah-rempah dan sayur-sayuran. (OL-8)

Baca Juga

MI/Susanto

Penurunan Suku Bunga Perbankan Dinilai Akan Terus Berlanjut      

👤Despian Nurhidayat 🕔Sabtu 05 Desember 2020, 01:09 WIB
Kombinasi dari tren penurunan suku bunga acuan BI serta bauran kebijakan BI untuk mendorong ketersediaan likuiditas juga mendorong...
Dok. Diamondland

Apartemen Dibawah Rp200 Juta Jadi Incaran Pencari Properti

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Sabtu 05 Desember 2020, 01:07 WIB
PT. Diamondland Citra Propertindo,TBK mulai menawarkan proyek terbarunya yakni Gucii 1 Apartment, di atas lahan 10.000 meter per segi ini...
Ist

Belajar Trading Forex bersama Bintang Terus Mendulang Popularitas

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 04 Desember 2020, 23:40 WIB
Para penonton akan dapat mengadopsi pendekatan yang sama dari mereka dan mulai menerapkan teknik yang sama bersama para selebritas favorit...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya