Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPUTI Bidang Statistik Produksi Badan Pusat Statistik (BPS), M. Habibullah mengapresiasi target 100 hari kerja Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo untuk menyeragamkan data pangan nasional.
"Seratus hari kerja Mentan, positif langkahnya. Data pangan harus satu sumber dari BPS. Menjadi penyemangat kita. Memang sebagaimana UU harus menggunakan data BPS," ujar Habibullah di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (7/11).
Seragamnya data pangan nasional itu diharapkan dapat menjadi dasar pemerintah untuk mengambil kebijakan yang tepat. Publik juga dinilai akan memiliki data yang sama soal pangan dan tidak menimbulkan polemik.
Diakui Habibullah, BPS kini tengah melakukan verifikasi ulang luas data lahan sawah yang ada di Indonesia.
"Kementrian pertanian melihat bahwa masih ada tanah dari program sawah itu, diverifikasi oleh teman-teman BIG (Bidang Infrastruktur Informasi Geospasia) lalu dilihat spasialnya, BIG punya dokumen satelit dioverlays disana nanti teman-teman ATR/BPN akan memferifikasi data-data tersebut sehingga dari verifikasi terbitlah SK," jelasnya.
Sejauh ini sebanyak 20 dari 34 provinsi di Indonesia telah diverifikasi lahan persawahannya. Namun Abdullah tidak merinci berapa luasnya secara keseluruhan. (OL-09)
BPS Targetkan Verifikasi 106 Ribu Peserta PBI-JKN Penyintas Penyakit Kronis Tuntas Sebelum Lebaran 2026
Badan Pusat Statistik (BPS) terus memperkuat dan memutakhirkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
PERTUMBUHAN ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 tercatat sebesar 5,39 persen secara tahunan (year on year/YoY).
BADAN Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa penduduk bekerja pada November 2025 tercatat sebesar 147,91 juta orang.
Badan Pusat Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja perekonomian nasional yang solid di sepanjang 2025 dengan pertumbuhan sebesar 5,11% secara tahunan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved