Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
GENERASI muda merupakan penentu masa depan bangsa yang perlu dilibatkan dalam pertumbuhan bangsa. Salah satu cara meningkatkan pengetahuan generasi muda, ialah meningkatkan literasi keuangan yang jadi enabler bagi generasi muda meraih cita-cita.
Semangat itu diwujudkan OCBC NISP lewat festival bertajuk Tidak Ada Yang Tidak Bisa Festival atau TAYTB Fest. Nama festival itu pun sesuai dengan kampanye Tidak Ada Yang Tidak Bisa yang digelorakan OCBC NISP di usianya ke 78 tahun.
Festival itu merupakan program aspirasi semangat yang dibuat oleh OCBC NISP yang ditujukan untuk millenial yang ingin mendapat inspirasi tentang cara mengatur keuangan yang menarik sehingga mereka tidak melihat masalah keuangan sebagai sesuatu yang membosankan.
"Dengan adanya program #TAYTB Fest diharapkan menjadi tempat yang dapat merubah keraguan menjadi keyakinan serta semangat untuk terus menjadi generasi muda yang produktif dengan dibantu para tokoh inspirator yang ada.” ujar Amir Wijaya,Brand Manager OCBC NISP dalam keterangan tertulisnya.
Dalam festival yang digelar di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, 31 Oktober-3 November tersebut, hadir sekitar 70 inspirator yang akan berbagi kisah inspiratif dalam mengejar aspirasi dan cita-cita dalam acara ini.
Baca juga : Literasi Keuangan Masyarakat Indonesia Rendah di Asia Tenggara
Beberapa diantaranya adalah Susi Pudjiastuti, Hotman Paris, Raditya Dika, Lizzie Parra, Rio Dewanto dan masih banyak figur-figur yang lainnya. Dalam acara ini juga akan ada 7 instalasi Instagrammable berkonsep unik agar pengunjung dapat eksis sekaligus mendapat wawasan yang bermanfaat.
Dalam #TAYTB Fest pengunjung dapat menikmati beberapa rangkaian acara mulai dari beberapa kelas inspirasi, music performance, sampai dengan nonton seru dengan pengunjung lainnya di Rooftop Cinema.
Amir berharap acara #TAYTB Fest dapat menjadi salah satu solusi dalam menjawab permasalahan keuangan yang dihadapi generasi muda saat ini dan menjadi pendorong semangat produktifitas para generasi muda.
"Acara ini juga diyakini dapat memberikan pengalaman baru bagi para pengunjung untuk memperoleh informasi dan edukasi seputar hal keuangan dengan metode yang lebih seru dan non-konvensional dibanding acara-acara serupa lainnya," pungkasnya. (RO/OL-7)
Motivasi tersebut muncul karena Gen Z belajar dari pengalaman beban finansial atau kesalahan pengelolaan keuangan yang dilakukan generasi orangtua mereka di masa lalu.
Harga emas global dan Antam turun pada 17 Februari 2026. Prediksi untuk Rabu, 18 Februari, diperkirakan stabil atau berpotensi rebound tipis dengan harga Antam Rp2,96–3,05 juta per gram.
Kemudahan transaksi digital, mulai dari one-click checkout hingga godaan promo di notifikasi ponsel, menjadi pemicu utama tingginya perilaku konsumtif.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
SCAM Kamboja bukan sekadar cerita kriminal lintas negara atau kisah tragis warga negara yang terjerat pekerjaan palsu di luar negeri.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved