Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengukuhkan tiga profesor riset Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), di Komplek Balitbangtan di Cimanggu, Kota Bogor, Selasa (29/10).
Profesor Riset merupakan jenjang tertinggi dalam jabatan fungsional peneliti.
Orasi Profesor Riset dilaksanakan Ali Asgar dari Bidang Teknologi Pascapanen, Sholihin dari bidang Pemuliaan dan Genetika Tanaman, dan Sukarman dari bidang Pedologi dan Penginderaan Jauh.
Ketiganya secara berurutan masing-masing merupakan profesor riset ke-523, 524, dan 525 secara nasional dan profesor riset ke-139, 140 dan 141 di Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian.
Orasi profesor riset ini dilaksanakan Majelis Profesor Riset Kementriaan Pertanian di depan tamu undangan sekitar 500 orang yang berasal dari kementrian pertanian, LIPI, Badan Litbang Kementrian Lembaga, Perguruan Tinggi, dan pejabat daerah lainnya.
Baca juga: SYL Siapkan Kecamatan Jadi Sentra Kendali Pangan
Mentan SYL meminta ketiga profesor berkolaborasi dan bersinergi dalam wadah Forum Komunikasi Profesor Riset (FKPR) dan menjadi pembina dan motivator bagi para peneliti yang lebih muda dalam pengembangan jati diri, integritas, serta profesionalisme mereka.
Ketiganya diminta menindaklanjuti gagasan mereka, melalui beberapa penugasan yang disampaikan pada akhir acara orasi ini.
Menurut menteri SYL sinergi ini tidak saja akan jadi model bagi peneliti lainnya, namun secara konkret dapat menjawab berbagai permasalahan riil yang dihadapi petani saat ini.
Acara orasi pengukuhan ini bertepatan dengan dua momentum yang sangat strategis. Pertama, masa bhakti Kabinet Kerja tahun 2014-2019 yang baru saja berakhir, sehingga topik-topik yang disampaikan dalam orasi ini merupakan bagian dari hasil program kerja Kementerian Pertanian.
Kedua, DPR RI telah mengesahkan RUU Sisnas IPTEK menjadi UU pada tanggal 16 Juli 2019. Undang-undang tersebut memberikan amanat yang sangat strategis dalam upaya penguatan sistem IPTEK nasional, termasuk bidang pertanian, antara lain berkaitan dengan kebijakan riset, anggaran, SDM (termasuk perpanjangan BUP), dan kelembagaan. (OL-2)
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Prestasi ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi.
Penderita Restless Legs Syndrome (RLS) memiliki risiko lebih tinggi terkena Parkinson dibandingkan orang yang tidak mengalami gangguan tersebut.
Riset ini bertujuan memberikan panduan bagi elit politik sekaligus edukasi bagi masyarakat mengenai kompetensi pemimpin yang benar-benar dibutuhkan di Indonesia.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Penghargaan bagi peneliti muda menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem riset nasional yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved