Sabtu 12 Oktober 2019, 10:20 WIB

Pegadaian Rangkul 20 Perusahaan di Makassar

Media Indonesia | Ekonomi
Pegadaian Rangkul 20 Perusahaan di Makassar

ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Direktur Utama PT Pegadaian Kuswiyoto.

 

PT Pegadaian (persero) kian gencar melanjutkan ekspansi usahanya di kota-kota besar di Indonesia. Yang terbaru, Pegadaian mengekspansi Makassar dengan merangkul 20 perusahaan dan 6 institusi pendidikan.

Sebelum Makassar, Pegadaian berekspansi di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan. Di empat kota besar ini, perusahaan itu merangkul puluhan perusahaan dan instansi.

Direktur Utama PT Pegadaian Kuswiyoto menyatakan kerja sama yang dilakukan merupakan sinergi dan kolaborasi dengan perusahaan di Makassar untuk penjualan dan pemasaran produk, khususnya produk-produk unggulan Pegadaian.

Kerja sama itu juga meliputi pemanfaatan sumber daya, produk, layanan, dan pengembangan jaringan untuk jasa serta produk unggulan.

"Tujuan sinergi kali ini meningkatkan nilai volume penjualan dan pemasaran produk mitra masing-masing, khususnya Pegadaian. Kami memilih Makassar karena ibu kota Sulawesi Selatan ini merupakan pasar potensial bagi Pegadaian dan pusat perekonomian untuk timur Indonesia," kata Kuswiyoto, di Makassar, Kamis (10/10).

Perusahaan dan instansi besar yang digandeng PT Pegadaian di antaranya Kalla Group, Bosowa Group Pelindo lV, PT Semen Tonasa, dan PT Kawasan Industri Makassar (persero). Selain itu, Pegadaian juga berkesempatan menjalin kerja sama dengan PD Pasar Makassar Raya, Nutrifood Indonesia, Mitsubishi Beta Berlian, Benelli Indonesia, Suraco Jaya Yamaha, i-Radio Makassar, Permodalan Nasional Madani, Polinas Makassar, Phinisi Hospitality Group, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Prodia Makassar, PLN Kanwil Makassar, PTPN XIV Makassar, PT IKI, UNM, UMI, UNHAS, PMl, Universitas Islam Makassar, Koran Rakyat Sulsel, dan  Koran Berita Kota Makassar.

Kuswiyoto mengatakan Makassar memiliki potensi ekonomi yang tinggi. Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan pada triwulan II-2019 mencapai angka 7,46% atau berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional 5,05%. Perbedaan pertumbuhan pada keduanya pun sebesar 2,20%.

Kuswiyoto menjelaskan kerja sama tersebut juga didukung setiap perusahaan terafiliasi dengan anak-anak usaha. (E-3)

Baca Juga

Antara

BEI Implementasikan IDX Industrial Classification

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 25 Januari 2021, 15:39 WIB
BEI mengimplementasikan klasifikasi industri baru pengganti Jakarta Stock Industrial Classification (JASICA), yaitu IDX Industrial...
Dok.Istimewa

Pengembang Properti Dituntut Inovasi Rilis Proyek Anyar

👤Heryadi 🕔Senin 25 Januari 2021, 15:13 WIB
Di masa pandemi ini peluang penjualan properti masih terbuka selama pengembang mampu melihat peluang yang...
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Jokowi Minta BKPM Cari Investasi Senilai Rp900 Triliun

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 25 Januari 2021, 15:11 WIB
Target yang tinggi tersebut, dikatakan Bahlil, seiring dengan pelaksanaan vaksinasi covid-19 oleh pemerintah yang sudah berjalan saat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya