Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Jusuf Kalla meminta agar setiap aturan terkait investasi asing di Indonesia dipermudah. Menurut Kalla, apabila mengubah aturan, seharusnya pemerintah membuat regulasi yang memudahkan investor asing berusaha.
Demikian diungkapkan Kalla di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa ((8/10) saat menanggapi sering berubah-ubahnya aturan dalam berinvestasi yang menyebabkan investor asing enggan menanamkan modalnya di Indonesia.
Pemerintah, tambahnya, saat ini terus berupaya memudahkan investor asing yang sudah berinvestasi tidak lari dari Indonesia. Termasuk memerbaiki regulasi yang dianggap menghambat masuk investor asing ke Indonesia. “Contohnya ada layanan OSS (online single submission) yang diharapkan memudahkan investor,” ungkapnya.
Di samping itu, tambah Kalla, pemerintah terus berupaya melakukan harmonisasi aturan agar tidak tumpang tindih satu sama lain. “Kita juga sudah menyiapkan omnibus law agar aturan investasi tidak bertentangan satu sama lain,” tegasnya.
Sementara itu, Pengamat ekonomi politik internasional Binus University Tirta Mursitama menyebutkan, pemerintah sebaiknya lebih konsisten dan jelas dalam menerapkan kebijakan industrialisasi nasional. “Kebijakan yang dibuat pun harus terintegrasi. Selama tidak begitu, investor lari ke mana uang berkembang lebih banyak. Sesederhana itu,” katanya.
Selama ini, investor lokal maupun asing sering mengeluhkan banyaknya aturan yang abu-abu, tumpang tindih kewenangan, dan sering diubah tanpa sosialisasi terlebih dahulu. Kondisi ini, tambah Tirta, tidak terlepas akibat banyaknya tekanan politik terhadap pemerintah saat membuat kebijakan. “Akibatnya yang terjadi ada kolusi politik dan bisnis dimana kelompok tertentu atau elite politik tertentu yang lebih diuntungkan. Kondisi ini secara umum merugikan pengusaha dan iklim dunia usaha,” ungkapnya.
Karena itu, tambah Tirta, pemerintahan baru dan legislatif baru seharusnya menjadi kesempatan untuk meletakkan pada kepentingan yang lebih tinggi. “Sudahi politik domestik yang berujung kolusi dan korupsi, buka mata persaingan global harus kita menangkan. Jangan sampai pemerintah tersandera,” tegasnya.
Ia menyebutkan, saat ini Indonesia begitu membutuhkan investasi langsung termasuk dari luar negeri untuk membiayai pembangunan pada sektor riil yang produktif. Karena itu, berbagai problem domestik yang merugikan investasi langsung yang selama ini banyak terjadi di Indonesia harus segera dibereskan. Apabila ini bisa direalisasikan, investor asing tentu mau masuk atau minimal setidaknya mau bertahan di Indonesia. “Pada akhirnya, ini untuk pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (OL-8)
MANTAN Wakil Presiden RI Jusuf Kalla alias JK menilai serangan Amerika Serikat - Israel terhadap Iran akan mengerek harga minyak dunia menjadi naik. Dampaknya terhadap Indonesia kenaikan BBM
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan dirinya tidak berniat masuk ke gorong-gorong saat mengikuti kerja bakti massal di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu (8/2).
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menceritakan perbedaan penanganan tsunami Aceh pada 2004 silam dengan banjir yang melanda Sumatra pada tahun ini.
Jusuf Kalla menegaskan bantuan asing ke Aceh diperbolehkan selama untuk kemanusiaan dan terkoordinasi. PMI fokus pada logistik dan kebutuhan dasar warga terdampak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved