Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bekerja sama dengan PT Bank Bukopin Tbk Cabang Karawang dan PT PT Asia Pacific Fibers Tbk (APF) dalam pembiayaan tagihan pemakaian gas pelanggan PGN.
Kerja sama itu merupakan bentuk upaya PGN dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Direktur Komersial PGN Dilo Seno Widagdo mengatakan kerja sama itu dapat memberikan benefit yang berkelanjutan bagi seluruh pihak.
Sebagai sub-holding gas bumi, PGN terus memberikan layanan terbaik dan bersi-nergi bersama seluruh pihak yang terlibat untuk kemajuan pemanfaatan gas bumi yang aman, efisien, dan ramah lingkungan.
"Fasilitas pembiayaan tagihan gas merupakan kerja sama PGN dengan pihak perbankan, seperti Bank Bukopin dapat memudahkan para pelanggan PGN untuk melakukan pembayaran serta memfasilitasi mereka jika terjadi kendala pembayaran akibat perbedaan arus kas," ujar Dilo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, kemarin.
Dilo menambahkan, seiring bertumbuhnya pelanggan industri, PGN berupaya untuk terus melakukan layanan terbaik, yaitu dengan membangun infrastruktur serta melakukan penyaluran gas bumi.
Lebih dari 54 tahun hadir di Indonesia, PGN telah melakukan perluasan jaringan gas lebih dari 10.000 kilometer, memiliki tiga fasilitas regasifikasi LNG, dan 16 stasiun pengisian BBG untuk kendaraan. Pada 2017, PGN meluncurkan produk yang bernama Sinergi untuk keperluan energi pelanggan industri dan komersial. Ada lima pilar pada produk Sinergi, yaitu sustainability, flexibility, transparency, excellent service, dan fairness.
PGN berkomitmen untuk terus melakukan upaya peningkatan nilai tambah bagi pelanggan melalui program produk dan layanan, baik yang berasal dari inisiatif PGN maupun program dalam bentuk sinergi dengan badan usaha lain. PGN juga memberikan fleksibilitas pemakaian gas di atas nilai kontrak yang sewaktu-waktu diperlukan pelanggan melalui fasilitas Spot Gas. (E-1)
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved