Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
RANCANGAN Undang-Undang (RUU) APBN 2020 disetujui Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR) untuk dilanjutkan ke Pembicaraan Tingkat II (paripurna). Semua fraksi setuju dengan postur RAPBN 2020 meski ada beberapa catatan dari beberapa fraksi.
Persetujuan tentang RAPBN ini dibahas dalam Rapat Kerja Banggar DPR dengan Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, dan Gubernur Bank Indonesia pada Senin (23/9).
Fraksi Gerindra, misalnya, menyebut bahwa pemerintah harus lebih fokus pada upaya prioritas untuk mengurangi ketergantungan pada impor, baik barang konsumsi khususnya bahan pangan, maupun kebutuhan bahan baku industri nasional.
"Melepas ketergantungan pada impor tentu akan berimbas positif pada perbaikan fundamental ekonomi nasional, neraca perdagangan, dan neraca pembayaran," ujar Sri Meliyana dari fraksi Gerindra.
Sementara fraksi PAN memberi catatan tentang pertumbuhan ekonomi.
"Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2020 ditargetkan mencapai 5,3% menantang untuk dicapai. Pemerintah harus memiliki komitmen yang kuat untuk merealisasikannya," tutur H. Sungkono, perwakilan fraksi PAN.
Baca juga: Ekonom: Jadikan RAPBN Sebagai Peta Jalan Kebijakan
Ditemui seusai raker, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyebut pemerintah harus punya anggaran yang solid untuk mengantisipasi potensi resesi dunia 2020.
"Karena itu, target-targetnya dibuat serasional mungkin dan alokasi penganggarannya pun dibuat dengan upaya untuk mencegah dampak terburuk dari resesi yang kemungkinan akan terjadi di 2020," ujar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Dalam kesepakatan Panitia Kerja (Panja) RAPBN 2020, belanja pemerintah pusat dalam APBN 2020 disepakati sebesar Rp1.683.477,2 miliar, meningkat Rp13.492,8 miliar dari usulan pemerintah dalam RAPBN 2020 sebesar Rp1.669.984,3 miliar. (A-4)
Realisasi belanja negara hingga akhir November 2025 masih berada di bawah target yang ditetapkan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan ketersediaan dana untuk penanganan bencana setelah melakukan penyisiran anggaran negara yang mencapai Rp60 triliun.
Pakar UGM Zaenur Rohman mengatakan, pemerintah mesti lebih dulu memastikan kelayakan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya sebelum akhirnya dieksekusi.
Sebelumnya pada Senin, Presiden Donald Trump mengatakan kegagalan pemungutan suara lainnya dapat memicu PHK di kalangan pegawai federal.
mendesak agar Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dibubarkan karena dianggap tidak memiliki fungsi yang jelas dan manfaat yang dirasakan masyarakat
Anggota DPR RI Rio Alexander Jeremia Dondokambey, mengingatkan pemerintah agar setiap anggaran negara dikelola secara transparan, akuntabel, dan melalui pembahasan bersama DPR.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved