Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penyedia jasa logistik terpadu mempersiapkan diri untuk menjadi operator Pusa Logistik Berikat (PLB) di 2 provinsi.
Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman MoU) antara BGR Logistics dengan PT ICDX Logistik Berikat (ILB) tentang operasional logistik berikat.
Nota kesepahaman tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Utama BGR Logistics M Kuncoro Wibowo dengan Direktur Utama ILB Petrus Tjandra, serta disaksikan oleh Direktur Pengembangan Usaha dan Sistem Informasi BGR Logistics Tri Wahyundo dan Direktur Keuangan dan SDM BGR Logistics Endang Suraningsih di kantor pusat BGR Logistics.
M Kuncoro Wibowo mengatakan, penandatanganan MoU itu merupakan bentuk kemitraan strategis dalam rangka pemanfaatan potensi yang dimiliki BGR Logistics dan juga ILB.
Dengan kemitraan strategis tersebut diharapkan akan memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak yang terlibat berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
Baca juga : Dorong Percepatan Kinerja, Direksi BGR Logistics Dirombak
Dengan nota kesepahaman ini, kedepannya BGR Logistics akan menjadi operator ataupun pengelola Pusat Logistik Berikat (PLB). Dalam kerja sama tersebut nantinya akan dilakukan optimalisasi gudang BGR Logistics yang berlokasi di Jawa Timur dan Bali.
“Kerjasama nantinya tidak terbatas pada kegiatan logistik terpadu yang mencakup ekspor dan impor melalui Pusat Logistik Berikat guna pemanfaatan potensi yang dimiliki baik BGR Logistics maupun ILB,” jelas Kuncoro dalam keterangan tertulisnya.
Lebih lanjut, Kuncoro menjelaskan bahwa di dua gudang BGR Logistics yang akan dioptimalisasikan untuk operasional logistik berikat yakni di wilayah kerja BGR Logistics Divre Surabaya yang berada di daerah Sidoarjo, Jawa Timur dengan luasan lahan sebesar 10.500 meter persegi dan BGR Logistics Divre Denpasar di daerah Denpasar, Bali dengan luasan lahan mencapai 8.700 m2.
Selain itu, sesuai dengan tagline perusahaan sebagai Digital Logistics Company, nantinya dalam implementasi operasional logistik berikat antara BGR dengan ILB ini, akan menggunakan sistem aplikasi logistik yang dimiliki BGR Logistics, yakni Warehouse Integrated Application dan juga Fleet and Order Monitoring Application, ataupun aplikasi pendukung lainnya yang dimiliki BGR Logistics. (RO/OL-7)
Selain digitalisasi, IPC TPK mulai merancang konsep Hub & Spoke pada terminal-terminal yang dikelola.
Peningkatan volume ini didorong oleh pembukaan layanan baru, baik reguler maupun adhoc, yang memperkuat konektivitas perdagangan.
Klaim sejumlah pejabat tinggi negara bahwa kondisi pascabanjir di Sumatra, tampaknya belum sepenuhnya sejalan dengan realitas di lapangan.
Langkah ekspansi ini dilakukan untuk merespons peran strategis Jawa Timur yang kian melesat sebagai salah satu pusat perdagangan internasional di Indonesia.
Direktur Utama SPJM, Tubagus Patrick, menegaskan bahwa seluruh lini layanan perusahaan telah disiagakan untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan.
IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) terus mencatatkan tren positif kinerja operasional menjelang akhir tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved