Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk bersama Indonesia International Chamber of Commerce (ICC) Indonesia mengajak nasabah bank BUMN itu menembus pasar Tiongkok melalui business gathering dalam bentuk diskusi panel.
"Acara yang diikuti nasabah BNI yang juga eksportir itu diharapkan dapat memberikan informasi beragam peluang dan potensi ekspor dari Indonesia ke Tiongkok," kata Direktur Treasury dan International Banking BNI Rico Rizal Budidarmo di Gedung Grha BNI Jakarta, kemarin.
Hadir dalam kegiatan berbagi informasi tentang peluang bisnis di Tiongkok tersebut, Konsulat Perdagangan Tiongkok di Jakarta Wang Lipping, Wakil Direktur Grup Hubungan Internasional Bank Indonesia Ricky Perdana Gozali, dan Chairman ICC Indonesia Noke Kiroyan.
Rico menjelaskan, business gathering tersebut merupakan bentuk dukungan BNI terhadap eksportir agar memiliki gambaran mengenai produk ekspor Indonesia ke Tiongkok.
Pada kesempatan itu, peserta diskusi juga mendapat informasi mengenai peluang yang ada dalam beberapa tahun terakhir, regulasi, dan peraturan yang harus diketahui eksportir Indonesia untuk pasar Tiongkok.
Diskusi tersebut juga dihadiri sekitar 100 nasabah BNI, dengan menghadirkan pembicara dari Komite Promosi Perdagangan Internasional China (CCPIT) Chen Min, Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Ditjen PEN Kementerian Perdagangan Iriana Trimurty Ryacudu, dan General Manager Divisi Internasional BNI Eko Setyo Nugroho.
Rico mengharapkan kegiatan tersebut dapat terjadi kesepakatan bisnis dengan perwakilan potensial pembeli asal Tiongkok yang turut hadir bersama dengan CCPIT.
"Dengan realisasi ekspor, diharapkan dapat meningkatkan transaksi perdagangan Indonesia ke Tiongkok dan peningkatan transaksi ekspor Indonesia," katanya.
Peserta diskusi juga mendapatkan informasi tentang layanan BNI Smart Trade yang hadir untuk melayani kebutuhan perdagangan, baik dalam maupun luar negeri.
Produk BNI Smart Trade antara lain letter of credit, surat kredit berdokumen dalam negeri (SKBDN), standby letter of credit (SBLC), demand guarantee, counter guarantee, dan supply chain financing. (Ata/Ant/E-2)
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved