Rabu 21 Agustus 2019, 14:00 WIB

Ekosis Luncurkan Aplikasi Bantu Sektor Agribisnis

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Ekosis Luncurkan Aplikasi Bantu Sektor Agribisnis

Ist
Ekosis Luncurkan Aplikasi Bantu Sektor Agribisnis

 

PERUSAHAAN teknologi digital lokal, Ekosis, mengembangkan platform yang memfokuskan diri pada sektor agrobisnis guna memberikan solusi digital bagi pelaku dan industri agribisnis di Indonesia.

Sebagai aplikasi marketplace agribisnis terlengkap di Indonesia, Ekosis mencakup sektor agribisnis mulai dari kelautan, pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, sampai pertambangan. Perusahaan berencana meluncurkan aplikasi Ekosis pada akhir Agustus ini.

"Sebelum peluncuran itu, akan diiringi sosialisai mulai dari offline seperti agen-agen yang terjun ke daerah, lalu online yang memanfaatkan interaksi digital," ungkap CEO Ekosis, Albert Samuel, dalam keterangannya, Rabu (21/8).

Dia menjelaskan, pada aplikasi Ekosis itu, pihaknya ingin menyediakan platform bagi penyedia jasa layanan angkutan untuk memberikan layanan jasa logistik kepada penjual dan pembeli.

"Melalui fitur-fitur yang ada, Ekosis diharapkan dapat menjadi solusi lengkap bagi permasalahan pada industri agribisnis," tutur dia.

Albert menambahkan, dengan misi menciptakan ekosistem agribisnis yang terintegrasi dengan multisektor untuk dapat menyejahterakan pelaku agribisnis dengan teknologi digital. Ekosis berdiri dengan empat pilar utama yang menopang dan menjadi dasar inovasinya.

 

Baca juga: Butuh Stimulus Moneter, BI Bisa Turunkan Suku Bunga Acuan Lagi

 

Adapun empat pilar yang dimaksud Ekosis ialah, teknologi digital yang memberikan kemudahan jual beli online dengan fitur-fitur yang mudah dan aman hingga praktis digunakan semua pengguna.

Selanjutnya, pilar kedua, perdagangan adil dan transparan, yakni semua harga, proses panen dan penangkapan, informasi produk dan jasa, bakal diberikan secara transparan dan dapat diakses oleh para pengguna.

Adapun pilar ketiga adalah bisnis yang berkelanjutan, yakni Ekosis memiliki misi untuk mengedepankan setiap pelaku agribisnis agar memiliki bisnis hidup berkelanjutan, serta mengedepankan kelestarian lingkungan yang asri dan berkelanjutan. Sebab pada dasarnya sektor agribisnis sangat bergantung kepada ketersediaan sumber daya alam.

Terakhir, kesejahteraan pelaku agribisnis, yang diharapkan Ekosis bisa jadi solusi dari salah satu masalah terbesar dari industri agribisnis dan pertambangan, yakni masih banyak pelaku agribisnis berada di bawah garis kemiskinan.

"Dengan didasari keempat pilar ini dan dilengkapi fitur-fitur menarik, Ekosis hadir di tengah masyarakat dan pelaku agribisnis untuk bersama-sama membangun dan menyejahterakan setiap sektor agribisnis di penjuru Indonesia," pungkas Albert.

Ia juga menambahkan, Ekosis diharapkan bisa memberikan solusi teknologi terdepan bagi industri agribisnis, mensejahterakan pelaku agribisnis termasuk pula, petani, nelayan, penyedia jasa angkutan dan pengusaha industri agribisnis. (RO/OL-1)

Baca Juga

Dok. Prestasi Junior Indonesia

Kolaborasi Prestasi Junior Indonesia-Citi Indonesia-Marsh Indonesia Asah Jiwa Wirausaha Pelajar SMA/SMK 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 26 September 2021, 06:39 WIB
Empat perusahaan siswa (student company) terbaik hasil penilaian juri kalangan profesional berhak mewakili daerahnya untuk memperebutkan...
Dok. Agung Podomoro Land

Pengembang Tetap Percaya Diri Kembangkan Hunian Mewah 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 26 September 2021, 06:34 WIB
Bukit Podomoro Jakarta dikembangkan hunian mewah yang berada di dalam Ibukota Jakarta namun dengan harga yang sangat kompetitif yakni...
Dok. Skandinavia Apartement

Apartemen Skandinavia Tambah Fasilitas Leisure Room Manjakan Penghuni 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 26 September 2021, 06:31 WIB
Fasilitas terbaru dari apartemen yang berada di kawasan Kota Tangerang itu ialah Leisure Room yang berada di lantai 5 dan berisikan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya