Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah akan membuka keran impor daging sapi sebesar 50 ribu ton dari Brasil hingga akhir tahun ini. Impor tersebut akan dilaksanakan oleh tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni Perum Bulog sebesar 30 ribu ton, PT Berdikari 10 ribu ton dan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) 10 ribu ton.
Penugasan tersebut ditetapkan melalui keputusan rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengungkapkan kebijakan pembelian daging sapi dari Brasil dilaksanakan sebagai upaya diversifikasi sumber impor. Selama ini, dalam hal impor daging sapi, Indonesia selalu bergantung pada Australia.
"Jadi ini untuk mencari sumber pasokan baru. Kalau hanya bergantung dengan Australia, nanti kita didikte oleh mereka," ujar Enggartiasto melalui keterangan resmi, Kamis (15/8).
Walaupun menambah pasar baru, bukan berarti pemerintah menambah jumlah impor, melainkan hanya membagi sumber ke dua tempat.
PT Berdikari sebelumnya menyatakan siap mendatangkan 10 ribu ton daging sapi secara bertahap mulai dari September hingga akhir tahun.
“Kalau lancar, September sudah mulai masuk,” ucap Direktur Utama Berdikari Eko Taufik Wibowo. (OL-09)
Dalam pola makan seimbang, daging berperan penting untuk pertumbuhan, kekuatan otot, dan daya tahan tubuh. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi dan diolah dengan cara sehat
Perumda Dharma Jaya memastikan bahwa stok daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sudah aman.
Pergub Nomor 36 tahun 2025 merupakan perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 1999 tahun 2016 tentang Pengendalian Hewan Penular Rabies.
Dengan langkah penyimpanan yang tepat, sisa daging tetap lezat, aman, dan siap disantap keesokan harinya.
Daging merupakan salah satu bahan pangan utama karena mengandung protein hewani, zat besi, zinc, dan vitamin B kompleks yang penting bagi pertumbuhan dan kesehatan tubuh.
Risiko kontaminasi bakteri dapat terjadi akibat air yang digunakan di rumah belum tentu sebenarnya berada dalam kondisi yang higienis, baik menggunakan air galon maupun keran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved