Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyatakan pertumbuhan investasi yang melambat tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi juga di negara-negara lain di seluruh dunia.
"Ini konsisten dengan tren di seluruh dunia. Dari data United Nation, angka foreign direct investment di seluruh dunia turun 20% dibandingkan tahun sebelumnya. Tentu kita semua tahu salah satu faktor utamanya adalah perang dagang dan kebijakan bank sentral AS yang menaikkan bunga acuan empat kali berturut-turut," jelas Lembong di kantornya, Jakarta, Selasa (30/7).
Untuk diketahui, nilai investasi yang masuk ke Indonesia pada tahun lalu hanya Rp721,3 triliun. Angka ini, di bawah target pemerintah yang dipatok sebesar Rp765 triliun.
Menurut Lembong, ini kali pertama target tidak tercapai dalam lima tahun terakhir. Walaupun tidak mencapai target, angka tersebut sudah melampaui raihan di tahun sebelumnya.
Lembong menilai target tersebut tidak tercapai karena sejumlah hal, terutama faktor eksternal. Namun, ia meyakinkan, tren investasi sudah mulai membaik pada awal tahun ini.
Lembong mengatakan perusahaan-perusahaan multinasional sudah memiliki keyakinan bahwa perang dagang dapat dikelola, dikendalikan, sehingga tidak menimbulkan dampak lebih luas lagi.
Optimisme terhadap kondisi global pun didukung situasi politik di dalam negeri yang kian kondusif. Pemilu yang berlangsung aman dan damai dan ditutup dengan rekonsiliasi politik membuat investor semakin nyaman dengan kondisi di Tanah Air.
"Dalam 15 tahun terakhir, setiap tahun sebelum pemilu, nilai investasi memang selalu melemah. Tetapi setelah pemilu usai, angkanya tumbuh lagi. Siklus itu selalu terjadi termasuk saat ini," ucap Lembong.
Ia pun optimistis, hingga akhir tahun, nilai investasi yang akan tertanam di Indonesia akan semakin besar sehingga mampu mencapai target yang ditetapkan dan tumbuh dobel digit dari capaian tahun lalu.
Pemerintah, sepanjang 2019, mencanangkan target investasi Rp792,3 triliun. Selama periode tengah tahun, realisasi sudah mencapai 49,9% yakni Rp395,6 triliun. (A-2)
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Pasar saham akan dibayangi sentimen risk off. Hal itu menyusul memburuknya situasi geopolitik di Timur Tengah pascaserangan terkoordinasi AS-Israel terhadap Iran.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Ketidaksinkronan antara data administratif dan realitas pasar ini menjadi salah satu alasan mengapa lembaga internasional mulai mempertanyakan kredibilitas tata kelola ekonomi nasional.
Jumlah investor pasar modal mencapai 20 juta pada akhir 2025, hanya 5% dari total penduduk Indonesia.
PRESIDEN Prabowo Subianto bertemu dengan petinggi perusahaan global di Amerika Serikat, Jumat (20/2) waktu setempat. Dalam pertemuan itu Indonesia memperkuat sistem investasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved