Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUK kertas asal Tanah Air yang memiliki harga sangat kompetitif kerap menghadapi halangan di pasar luar negeri.
Seperti yang terjadi di Korea Selatan dimana produk asal Indonesia hampir dikenai bea masuk anti dumping (BMAD).
Hal tersebut terjadi lantaran para pelaku usaha di negara tersebut menilai, dengan kualitas yang baik, produk kertas nusantara dijual dengan harga yang murah sehingga mengganggu industri di sana.
Namun, setelah dilakukan penyelidikan oleh otoritas 'Negeri Ginseng', produk kertas jenis uncoated paper Indonesia akhirnya terbebas dari ancaman BMAD.
Baca juga : Mendag Intip Celah Pasar Nontradisional
Setelah lepas dari jeratan Korsel, pemerintah masih harus berusaha memenangi sengketa dengan negara tujuan ekspor lainnya yakni Australia.
Indonesia kini sedang memonitor hasil akhir keputusan panelis Badan Penyelesaian Sengketa (Dispute Settlement Body/DSB) WTO DS 529 dalam. sengketa yang dilayangkan Indonesia terhadap Australia terkait penerapan BMAD untuk produk kertas fotokopi A4.
Proses penyelesaian sengketa ini sudah berjalan sejak September 2017 dan telah memasuki tahap akhir.
Direktur Pengamanan Perdagangan Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Pradnyawati berharap,berita baik dari Korea Selatan ini dapat memicu ekportir kertas Indonesia untuk kembali berkompetisi dan terus mengembangkan ekspor mereka,
“Kertas kita memiliki harga dan kualitas yang sangat kompetitif. Itu dinilai mengganggu keberlangsungan industri kertas di negara tujuan ekspor yang memproduksi produk serupa,” ujar Pradnyawati dalam keterangan tertulisnya. (OL-7)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Sektor non-migas menjadi pendorong utama surplus perdagangan Batam pada September 2025, dengan mesin dan peralatan listrik (HS 85) mendominasi ekspor dengan nilai US$831,02 juta.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan pentingnya dukungan terhadap investasi asing sebagai bagian dari upaya mempercepat kemakmuran nasional.
Indonesia mendorong penyelesaian perundingan reviu ASEAN-India Trade in Goods Agreement (AITIGA) pada akhir 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved