Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGEMBANGAN lapangan gas abadi Blok Masela oleh Inpex Corporation diprediksi Managing Executive Officer INPEX Kenji Kawano, akan turut menyumbangkan produk domestik bruto (PDB) indonesia hingga lebih dari Rp2.000 triliun saat mulai beroperasi sampai akhir 2055 nanti.
Hal itu menurut Kawano didasarkan pada penelitian yang dilakukan Universitas Indonesia dan Universitas Pattimura Ambon berjudul Laporan Akhir-Permutakhiran Kajian Dampak Pengganda Lapangan Abadi dengan Skema Pengembangan Kilang LNG Darat.
Dalam penelitian itu, proyek Lapangan Abadi akan memberikan dampak positif di tingkat Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, hingga Nasional.
Sejumlah industri seperti pertambangan, manufaktur, pertanian, keuangan, real estate, layanan, perdagangan, hotel dan restoan, konstruksi, hingga transportasi dan komunikasi akan turut mendapat impas positif dari Blok Masela.
"Poyek ini dari mulai berproduksi sampai akhir tahun 2055 kira-kira akan menyumbangkan sekitar 153 miliar dollar Amerika Serikat PDB (produk domestik bruto). Kemudian akan juga meningkatkan pendapatan rumah tangga rumah tangga sekitar 33 miliar dolar AS," tutur Kawano.
Baca juga : Inpex Janji Blok Masela akan Mulai Produksi pada 2027
Di sisi lain, Presiden dan CEO INPEX Takayuki Ueda mengklaim proyek Blok Masela akan menjadi sumber utama pasokan liquefied natural gas (LNG) yang stabil bagi Indonesia serta negara lain di kawasan Asia dalam jangka waktu yang panjang.
"Proyek ini akan memberikan kontribusi yang signifikan termasuk pada pembangunan nasional dan membawa efek ganda khususnya di kawasan Timur Indonesia," tutur Ueda.
Ueda optimis proyek ini sangat kompetitif, sebab Lapangan Abadi Masela memiliki produktivitas yang baik dan salah satu lapangan dengan sumber gas terbesar di dunia.
Selain itu, proyek Blok Masela dinilai akan menyerap sebanyak 73 ribu tenaga kerja per tahun.
Meski sampai saat ini belum ada perjanjian jual beli gas dengan pasar, namun Ueda optimis akan mendapat pembeli dari dalam dan luar negeri.
"Jika nantinya ada pembeli di Indonesia misalnya perusahaan gas dan elektronik, tentu kami akan merasa senang. Mungkin negara di kawasan Asia seperti Jepang, Tiongkok dan Taiwan akan menjadi pasar potensial. Kami akan menjual pada pembeli yang penawarannya bagus," tandas Ueda. (OL-7)
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan agar keekonomian harga gas yang diproduksi Inpex di Blok Masela tetap kompetitif.
Komitmen tersebut disampaikan dalam sidang penyelesaian hambatan usaha (debottlenecking) yang digelar di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (24/2).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, sebanyak 301 hasil eksplorasi minyak dan gas (migas) telah masuk tahap rencana pengembanga
Jepang disebut sebagai calon pembeli utama, kemudian dari Malaysia karena Petronas adalah mitra Inpex, dan berikutnya beberapa negara Asia seperti Taiwan.
Sebagai penopang ketahanan energi Indonesia di masa depan, proyek gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) Lapangan Abadi Blok Masela di Tanimbar, Maluku, kini memasuki babak baru.
Sikap tegas tersebut sebagai peringatan kepada kontraktor Blok Masela supaya tidak semaunya sendiri menjalankan proyek strategis nasional (PSN) itu.
PT Pertamina Gas (Pertagas) mencatatkan kinerja operasional yang solid sepanjang 2025.
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Salah satu pendorong utama optimisme SAKA adalah keberhasilan pemboran sumur pengembangan UPA-17ST di Wilayah Kerja (WK) Pangkah.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengandalkan skema konsorsium asuransi untuk melindungi aset-aset migas nasional yang bernilai besar.
Kementerian ESDM tawarkan 10 area potensi blok migas baru hasil studi Badan Geologi & LEMIGAS. Simak daftar wilayah, skema bagi hasil 50%, dan jadwal lelangnya.
Kebijakan pelaksanaan proyek offshore saat ini belum sepenuhnya mendorong penguatan industri nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved