Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil mencatatkan sebelas Perusahaan di Pasar Modal selama sepekan ini.
Diawali pada Senin (8/7), tiga Perusahaan yaitu PT MNC Vision Tbk (IPTV), PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY), PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE), PT Eastparc Hotel Tbk (EAST), PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (LIFE), dan PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI).
Selanjutnya PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), PT Inocycle Technology (INOV), PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA), dan PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT)
Dengan demikian, BEI telah mencatatkan sebanyak 32 saham Perusahaan sepanjang 2019.
Di samping itu, Sekretaris BEI Yulianto Aji Sandono menuatakan data perdagangan BEI pekan kedua Juli menunjukkan nilai kapitalisasi pasar mengalami peningkatan sebesar 0,46% menjadi Rp7.301,889 triliun dari Rp7.268,404 triliun pada penutupan pekan lalu.
"Sementara itu perubahan terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berada pada level 6.373.345 atau mengalami perubahan sebesar 0,002% dari 6.373,477 pada pekan lalu," kata Yulianto dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/7).
Baca juga: BEI Terus Dalami Kemelut Klarifikasi Jababeka
Untuk rata-rata volume transaksi harian BEI mengalami perubahan 7,82 persen menjadi 16.848 miliar unit saham dari 18,278 miliar unit saham pada pekan lalu.
Selanjutnya untuk rata-rata frekuensi transaksi harian BEI pekan ini juga mengalami perubahan sebesar 1,71% menjadi 475,950 ribu kali transaksi dari 484,227 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya dan untuk rata-rata nilai transaksi harian BEI mengalami perubahan sebesar 1,64 persen menjadi 7,928 triliun dari 8,060 triliun pada pekan sebelumnya.
Sepanjang tahun 2019, investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp71,988 triliun dan investor asing pada hari ini mencatatkan jual bersih sebesar Rp355,20 triliun. (A-4)
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat selama periode perdagangan 19–23 Januari 2026, IHSG turun 1,37% ke level 8.951,010 dari posisi 9.075,406 pada pekan sebelumnya.
Pada perdagangan pagi ini, Jumat (23/1), IHSG anjlok 0,79% atau minus 70,86 poin ke level 8.921.
Memasuki awal 2026, lanskap ekonomi global menunjukkan tanda-tanda stabilisasi yang lebih nyata dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
IHSG hari ini 22 Januari 2026 dibuka menguat 0,46% ke level 9.052,17. Simak data pembukaan pasar, sentimen global Trump-Greenland, dan kurs Rupiah.
Bursa kembali memperketat pengawasan pasar. Pada perdagangan Rabu (21/1), sebanyak enam saham emiten resmi masuk daftar papan pemantauan khusus
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus terhenti sejenak pada pembukaan perdagangan Rabu, 21 Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved