Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
CITA-cita luhur Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia yang mampu memberikan kontribusi positif bagi industri maritim bisa dicapai jika semua pemangku kepentingan mau bekerjasama mewujudkannya.
Hal itu diungkapkan Chief Executive Officer (CEO) Takke Group, Laurence M usai usai meninjau lokasi rencana pembangunan pelabuhan “New Transshipment Port Gunung Kijang” di Galang Batang, Desa Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Minggu (7/7).
“Negara kita ini adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Kita semua tahu, bahwa potensinya luar biasa besar untuk menjadi poros maritim dunia. Tapi, potensi saja kan tidak cukup. Karena itu, semua pemangku kepentingan harus mau bekerjasama atau berkolaborasi mewujudkannya,” katanya dalam keterangan tertulis.
Dia mengaku cukup paham dengan konsep Presiden Jokowi untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
“Sebagai anak pulau, saya paham apa yang diinginkan pak Jokowi tentang poros maritim dunia. Ini gagasan strategis masa depan kita untuk menjamin konektivitas laut antar pulau dan kedaulatan wilayah laut NKRI,” katanya.
Baca juga : Wanita Indonesia Pionir Poros Maritim Dunia
Menurut Laurence, posisi geografis Pulau Bintan yang berada pada jalur pergerakan kapal-kapal kargo dunia di Selat Malaka, merupakan salah satu keunggulan komparatif yang dimiliki Pulau Bintan dan tidak ditemukan di daerah lainnya di Indonesia.
“Kedalaman lautnya juga cukup mendukung, antara 20 meter sampai 40 meter. Kemudian, lokasi anchorage area atau labuh jangkarnya juga cukup strategis karena terlindung dari beberapa pulau-pulau kecil yang berfungsi sebagai break water sehingga kapal dapat terhindar dari hempasan gelombang laut,” ujarnya menjelaskan.
Keinginan Takke Group berkolaborasi dengan pemerintah untuk mewujudkan Indonesia poros maritim dunia sebagaimana dicita-citakan Presiden Jokowi, sudah disampaikan kepada Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dalam sebuah pertemuan di Jakarta, Selasa (2/7) lalu.
“Untuk hard infrastructure atau pembangunan fisiknya, seperti pembangunan pelabuhan kontainer dan seluruh fasilitas pendukungnya, kami sudah siapkan lahan seluas 400-500 hektar,” jelas Laurence.
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menyambut baik ajakan Takke Group untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam upaya mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
“Secara geografis, tentu tak diragukan lagi. Tolong dikaji lagi lebih komprehensif, baik dari sisi ekonomi, politik, pertahanan dan keamanan. Pelabuhan transshipment ini penting untuk mengurangi dominasi Singapura. Sehingga kapal – kapal dari Indonesia bisa melayani ekspor langsung (direct call) ke negara tujuan,” harapnya.
Takke Group adalah sebuah perusahaan properti yang selama ini senyap dalam pemberitaan media. Kemunculannya tiba-tiba heboh dan viral di media ketika Bobby Afif Nasution, menantu Presiden Jokowi tampil pada sebuah acara topping off proyek apartemen Gardenia Bogor milik Takke Group.
Suami dari Kahiyang Ayu itu, memperkenalkan dirinya sebagai salah satu pemegang saham Takke Group yang sudah sukses membangun delapan tower di Jakarta, Bogor dan Bekasi dengan total kamar hunian sekitar 9.000 unit. (RO/OL-7)
Perubahan ekspektasi tenaga kerja telah mengubah cara perusahaan memandang kantor secara fundamental.
DITUNJUKNYA Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menarik perhatian global tidak hanya karena implikasi geopolitiknya, tetapi terungkapnya jaringan kerajaan properti global
Ketiga tim manajemen tersebut memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di industri properti dan telah terlibat dalam pengembangan berbagai proyek properti ikonik di Indonesia.
Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) DKI Jakarta mendorong pengembang properti memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif pembiayaan jangka panjang
Ingin punya rumah sendiri? BRI KPR hadir dengan proses mudah, simulasi cicilan, dan pengajuan praktis lewat BRImo untuk membantu keluarga muda mewujudkan rumah impian.
REAL memperluas strategi monetisasi aset dengan menggandeng Madinah Group Indonesia (MFlash) untuk mengembangkan bisnis perangkat dan solusi telekomunikasi berbasis properti.
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan bahwa kemandirian pangan nasional tidak akan tercapai maksimal tanpa melibatkan potensi maritim secara progresif.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional, ExxonMobil menghadirkan layanan cepat Mobil Diesel.
Pendekatan pertahanan berlapis, mulai dari deteksi jauh hingga respons cepat dan pengamanan inti, muncul sebagai fondasi penting dalam memperkuat postur pertahanan maritim.
Pertamina Marine Solutions (PMSol), anak perusahaan dari Pertamina International Shipping (PIS), resmi berpartisipasi untuk pertama kalinya dalam ADIPEC 2025.
rabowo juga menyoroti pentingnya suara kolektif ASEAN untuk menegakkan prinsip hukum laut internasional.
rabowo juga menyoroti pentingnya suara kolektif ASEAN untuk menegakkan prinsip hukum laut internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved