Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Prasetya Mulya kembali menggelar Indonesia Investment Banking Competition (IIBC) 2019. Pada tahun ini, kompetisi bertaraf internasional tersebut mengusung tema Embaracing Cashless Society.
Kompetisi yang rutin berlangsung sejak enam tahun silam tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa di seluruh Asia untuk mengembangkan inovasi dalam dunia perbankan.
Sejalan dengan perkembangan teknologi, IIBC tahun ini sengaja mengusung tema ekonomi digital untuk mengembangkan industri perbankan, khususnya pembayaran.
"IIBC diharapkan dapat menjadi platform dalam dunia pendidikan untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa. IICB juga diharapkan mampu mengembangkan industri perbankan," kata Mentor of Finance and Invesment Society and Sheering Comitee of IIBC 2019, John Iwan Kusno di Universitas Prasetya Mulya, Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten, Selasa (2/6).
President of IIBC 2019 Brigitta Angelica menyatakan kompetisi tersebut juga diharapkan menjadi ajang pembuktian bagi mahasiswa untuk mengeksplor lebih jauh pembayaran digital yang dapat dikembangkan di Indonesia.
"IICB membuktikan bahwa para mahasiswa bisa mengeksplor ekonomi digital untuk mengembangkan industri di Indonesia," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Manager of Undergraduated Finance and Banking Program Universitas Prasetya Mulya, Aulia Nurul Huda menjelaskan pentingnya pengembangan ekonomi digital.
Dia mengungkapkan sebanyak 76% penduduk dunia telah aktif menggunakan internet. Dengan kondisi tersebut, potensi ekonomi digital khususnya pembayaran digital harus terus dikembangkan untuk memberikan kemudahan pada konsumen. "Ini adalah sebuah tantangan bagi industri ekonomi digital. Pembayaran secara digital akan bicara tentang bagaimana sebuah perusahaan membuat transaksi semakin tidak terasa oleh konsumen," tuturnya.
Dalam kompetisi kali ini terdapat delapan kelompok yang lolos duntuk mengukuti serangkaian acara pada 2-7 Juli 2019. Delapan kelompok mahasiswa tersebut berasal dari sejumlah universitas, yakni Universitas Gadjah Mada, Universitas Prasetya Mulya, Universitas Indonesia, Hong Kong University of Sience and Technology, Universitas Kristen Petra, dan Universitas Teknologi Nanyang Singapura. (A-2)
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved