Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Sampoerna Raih Asia Responsible Enterprise Award 2019

Antara
18/6/2019 10:05
Sampoerna Raih Asia Responsible Enterprise Award 2019
Manager Operation Transport PT HM Sampoerna Tbk, Didi Indratno Purnomo (kedua dr kanan) dan Sustainability Coordinator Annisa Sekaringtias(Ist)

PT HM Sampoerna Tbk menerima penghargaan Asia Responsible Enterprise Award 2019 untuk kategori Green Leadership Award di Taipei, Taiwan, Jumat (24/5). Penghargaan ini diberikan oleh Enterprise Asia atas upaya Sampoerna yang dinilai berhasil mengurangi jejak karbon dalam menjalankan usahanya.

Enterprise Asia sendiri merupakan sebuah lembaga swadaya masyarakat internasional yang berfokus pada bidang kewirausahaan yang bertanggung jawab.

Salah satu upaya Sampoerna dalam hal ini ialah pengembangan peta jalan global terkait armada kendaraan yang berkelanjutan. Sampoerna berupaya untuk terus mengurangi dampak lingkungan yang dihasilkan dari operasi dan rantai pasokannya.

Pada 2018, penggunaan angkutan truk turun 11%. Sebagai gantinya, Sampoerna menggunakan angkutan kapal laut, naik 7%, dan kereta api naik 4%. Dengan demikian, Sampoerna berhasil mengurangi produksi karbon sebesar 8,9%.

"Kami akan terus melanjutkan inisiatif ini, dan di saat yang bersamaan, berupaya mencari peluang-peluang baru untuk lebih mengurangi jejak karbon aktivitas usaha kami," ujar Ervin Laurence Pakpahan, Head of Stakeholders Regional Relations and CSR Sampoerna, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (17/6).


Baca juga: Kuota KPR Bersubsidi Sulit Ditambah


Ervin juga mengatakan, Sampoerna terbuka akan peluang kerja sama dengan berbagai institusi dalam upaya mengurangi jejak karbon usahanya. Ia menambahkan, Sampoerna memiliki perhatian khusus terhadap upaya berkelanjutan dan energi berkelanjutan yang ramah lingkungan.

"Mengurangi jejak karbon di lingkungan adalah salah satu pilar strategi berkelanjutan Sampoerna. Manajemen lingkungan yang efektif pada mata rantai usaha melampaui apa yang digariskan oleh aturan dan perundang-undangan," kata Ervin.

Presiden of Enterprise Asia, Dato' William Ng, berharap, penghargaan tersebut dapat membuat Sampoerna dan para pemenang lainnya semakin termotivasi dalam mengembangkan upaya-upaya berkelanjutan.

"Ketika upaya berkelanjutan dan perubahan sosial telah menjadi bagian dari DNA perusahaan, maka hal ini tak lagi sekadar urusan untung dan rugi," ujarnya.

Sampoerna keluar sebagai pemenang di antara sekitar 200 peserta yang berasal dari 16 negara di Asia, termasuk Singapura, Malaysia, Taiwan, Tiongkok, Filipina, dan Taiwan. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya