Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERIi Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan pemerintah akan berupaya untuk membatasi tenaga kerja asing masuk ke Indonesia.
Hal itu disampaikannya dalam Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan tanggapan pemerintah terhadap pandangan fraksi-fraksi atas Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2020.
"Penyerapan teknologi melalui proses produksi dan pengetahuan yang dibawa oleh penanaman modal asing (PMA), sejalan dengan pandangan fraksi Gerindra untuk membatasi tenaga kerja asing hanya untuk profesi yang membutuhkan keahlian (skilled job)," ujar Sri di Gedung DPR RI, Selasa (11/6).
Baca juga : Pengendalian Inflasi jadi Fokus Strategi Makroekonomi 2020
Untuk itu, pemerintah akan berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia, serta memanfaatkan bonus demografi yang ada untuk mendorong produktivitas.
"Pendidikan vokasi, pelatihan, sistem magang, serta perbaikan sistem pendidikan sangat diperlukan," katanya.
Di samping itu, dirinya menyatakan pemerintah akan mengoptimalkan kebijakan yang ada untuk mewujudkan hal tersebut, baik dari segi fiskal, tenaga kerja dan sektor riil, sektor keuangan, perdagangan internasional, serta kerja sama dengan otoritas moneter.
"Maka itu dibutuhkan upaya ekstra keras dan sinergi lintas sektoral dari semua komponen bangsa, baik eksekutif maupun legislatif," tutup Sri. (OL-8)
PENGUATAN link and match antara pendidikan dan kebutuhan industri dinilai menjadi kunci dalam mengoptimalkan kualitas pertumbuhan tenaga kerja.
Jika SPPG yang sudah beroperasi sudah mencapai 21.000 SPPG, maka, 987.000 orang tenaga kerja telah terserap secara langsung di daput-dapur MBG.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Sinergi ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri mampu menghasilkan talenta berkualitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved