Senin 10 Juni 2019, 14:30 WIB

Si Gundul dari Lereng Rinjani, Durian Tanpa Duri di Dunia

mediaindonesia.com | Ekonomi
Si Gundul dari Lereng Rinjani, Durian Tanpa Duri di Dunia

Dok. Kementan
Si Gundul, Satu-satunya Durian tanpa duri di Dunia. Berasal dari Lereng Rinjani, NTB

 

PROVINSI Nusa Tenggara Barat selama ini dikenal sebagai sentra produksi berbagai komoditas hortikultura unggulan seperti manggis di Narmada dan bawang putih di Sembalun. Namun, ada satu jenis buah langka yang belum banyak diekspos dunia yaitu durian tanpa duri dinamai durian Si Gundul.

Buah ini memiliki keunggulan dan keunikan lantaran tidak memiliki duri seperti durian pada umumnya. Dagung durian Si Gundul berwarna kuning muda dengan rasa manis, daging buahnya tebal hampir sama dengan buah durian pada umumnya. Berat buah rata-rata berkisar antara 0,87-1,50 kg.

Durian Si Gundul memiliki daya adaptasi yang luas, dapat tumbuh di dataran rendah hingga menengah. Sehingga mulai banyak dikembangkan di NTB dan beberapa wilayah Indonesia.

Kepala BPSB Provinsi NTB Wardi menjelaskan berdasarkan data perbanyakan benih melalui sertifikasi dari 2008–2018 telah dikembangkan sebanyak 23.409 batang dan tersebar di wilayah Nusa Tenggara Barat dan sebagian dikirim ke luar Provinsi NTB.

"Sentra utama buah ini di Nusa Tenggara Barat terdapat di Kecamatan Lingsar dan Kecamatan Narmada. Dengan segala keunikan dan kelebihannya, durian ini resmi didaftarkan menjadi Varietas Unggul Nasional pada tanggal 22 April 2008 dengan Nomor: 440/Kpts/SR.120/4/2008 dengan nama Si Gundul," jelas Wardi.

Baca juga: Dapat Untung dari Buah Naga di Lahan Gambut

Lebih detail, Wardi menjelaskan Pohon Induk Tunggal (PIT) buah ini terdapat di tepi hutan kawasan lindung Gunung Rinjani yang termasuk dalam wilayah Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.

"PIT durian Si Gundul saat ini tidak berbuah lagi disebabkan bakal buah rontok akibat musim hujan. Penangkar benih buah-buahan di daerah NTB memperbanyak benih buah ini sejak diresmikan menjadi Varietas Unggul Nasional," lanjutnya.

Wardi menyebut penangkar yang memperbanyak pertama kali adalah Ahmad Fauzi, pimpinan UD. Hikmah. Pada 2009 lalu, Ahmad mengirim benih durian si Gundul ke Cileungsi, Bogor, untuk dibudidayakan sebanyak 2000 benih.

"Sampai saat ini banyak penangkar benih hortikultura yang memproduksi benih durian si Gundul namun jumlahnya masih terbatas karena permintaan di pasaran kurang banyak. Benih durian yang banyak diminati untuk saat ini adalah Kani, Matahari dan Otong," papar Wardi.

Durian tanpa duri ini sudah mulai berbuah namun hanya sedikit sehingga belum tersedia di pasaran. Permasalahan yang dihadapi adalah tanaman yang sudah berbunga gagal berbuah, kemungkinan disebabkan faktor cuaca.

"Setelah diobservasi ternyata posisi letak putik dan benangsari durian Si Gundul berjauhan sehingga sering gagal melakukan penyerbukan sendiri dan memerlukan penyerbukan dengan bantuan manusia. Hal ini salah satu pemicu terjadinya gagal pembentukan buah," ungkapnya.

Tim dari BPSB Provinsi NTB telah mencoba melakukan penyerbukan dengan cara dikawinkan dengan durian Tong Medaye dan berhasil terbentuk bakal buah, namun rontok akibat hujan.

Pada 2018, BPSB Pertanian Provinsi NTB mendapatkan penghargaan TOP 99 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang Penyelamatan Plasma Nutfah Provinsi NTB sebagai Varietas Unggul Nasional melalui Pendaftaran dan Pelepasan Varietas Hortikultura terkait durian ini.

Observasi tentang durian Si Gundul telah dilakukan selama 10 tahun oleh BPSB Pertanian Provinsi NTB bersama dengan Reza Tirtawinata ahli durian dari Taman Buah Mekarsari dan Yayasan Durian Nusantara di taman kerajaan Narmada Kabupaten Lombok Barat.

Pelaksana Tugas Direktur Buah dan Florkultura Sri Wijayanti Yusuf mengharapkan perbanyakan durian si Gundul lebih ditingkatkan sebagai kebanggaan nasional Indonesia.

"Saya berharap perbanyakan durian si Gundul lebih ditingkatkan sebagai kebanggaan nasional Indonesia. Mengingat keunikan dan kelebihannya yang cuma ada satu-satunya di dunia. Keunggulan dan keunikan durian si Gundul tidak dimiliki oleh durian lain, oleh karena itu ke depan pengembangan durian ini perlu terus ditingkatkan," pungkasnya.(RO/OL-5)

 

Baca Juga

Ist/BP Batam

Perintah Presiden, Pelabuhan Batu Ampar Mulai Bersih dari Gudang

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 17 Mei 2021, 21:26 WIB
Pemerintah Pusat meminta BP Batam agar mengubah Pelabuhan Batu Ampar menjadi Pelabuhan yang modren dan lebih...
Antara/Mohamad Hamzah

Realisasi dan Serapan Program PEN 2021 Dinilai Lebih Baik

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Senin 17 Mei 2021, 20:53 WIB
“Realisasi Program PEN saya kira relatif lebih baik dari tahun lalu. Walaupun perbaikan itu utamanya lebih didukung di sektor-sektor...
Antara/Indiranto Eko Suwarso

Dukung Impor Bawang Putih, KPPU : Jaga Stok Dalam Negeri

👤Insi Nanrtika Jelita 🕔Senin 17 Mei 2021, 20:32 WIB
Wakil Ketua KPPU Guntur Syahputra Saragih berpendapat, hampir dipastikan tidak ada produk subsitusi di dalam negeri yang cukup alias...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Optimalkan Potensi Zakat, Ekonomi Bergerak

Berdasarkan data outlook zakat Indonesia pada 2021 yang dipublikasikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), potensi zakat Indonesia mencapai Rp327,6 triliun.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya