Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN holding pemegang merek dagang keramik Essenza, PT Intikeramik Alamasri Industri (IKAI) perluas lini bisnisnya ke perhotelan dan properti.
Direktur Utama IKAI Teuku Johas Raffli menuturkan, perluasan bisnis ke perhotelan dan properti, selain untuk menyerap produksi keramik Essenza, juga dimaksudkan sebagai recurring income bagi bisnis IKAI.
“Kita juga akan mendapat kenaikan NAV (Net Asset Value) atau kenaikan dari pertumbuhan dari nilai aset itu sendiri,” tuturnya dalam keterangan tertulis.
Disamping itu, tahun ini perseroan berencana masih tetap mempertahankan merk Essenza dan berharap dapat mengembalikan kejayaan seperti pada era 90-an.
Johas menjelaskan, siklus bisnis perhotelan berbeda dari industri keramik sebagai core bisnis IKAI sehingga berimbas positif terhadap keuangan emiten secara keseluruhan termasuk membuka peluang bisnis lain.
Baca juga : Ramadan Konsumen Tunda Beli Rumah
Menurutnya, bisnis hotel dan keramik memiliki siklus yang berbeda sehingga justru saling mendukung neraca keuangan emiten. Bisnis perhotelan akan mencapai puncak pada Desember, Januari maupun hari-hari besar, sebaliknya pada waktu-waktu tersebut industri keramik mengalami penurunan penjualan.
Selain mengandalkan penyerapan di lingkup usahanya, untuk memperluas pasar, IKAI juga akan menjalin kerjasama dengan mitra distribusi untuk menjangkau skala nasional. Pertumbuhan ekonomi, iklim politik dan keamanan yang semakin membaik, mendorong perusahaan optimis untuk terus melakukan ekspansi.
Dengan berinvestasi di bisnis perhotelan IKAI akan memperleh pendapatan rutin yang stabil. Selain itu, IKAI menargetkan akan mendapatkan laba dari pertumbuhan aset sendiri sehingga portofolio IKAI akan semakin besar.
Tahun ini perusahaan yang pernah berjaya memasarkan produksi poerselain dan ubin dengan merek Essenza ke pasar domestik dan internasional itu berencana akan membeli 3-4 hotel dengan nilai dikisaran nilai investasi harga Rp500 miliar.
Potensi tersebut menjadi dasar bagi IKAI untuk terus memperbesar portofolio perhotelan pada kelas hotel bintang tiga hingga bintang empat. Ditargetkan setiap tahun IKAI akan membeli tiga hingga empat hotel dengan nilai investasi sedikitnya Rp500 miliar
“Kami memproyeksikan pada tahun 2024, seharusnya posisi aset IKAI akan berada pada posisi Rp5 triliun. Hal ini tidak lepas dari sisi aset seperti tanah dan bangunan yang sudah pasti setiap tahun akan naik,” ujar Johas
Selain itu, lanjutnya, kenaikan pendapatan operasional juga akan diperoleh dari operasional hotel. Sehingga untuk mencapai target tersebut dibutuhkan keahlian dan fokus mengelola portofolio berupa hotel sebagai industri jasa.
Meski demikian, diversifikasi usaha IKAI tidak akan meninggalkan usaha keramik yang pernah berekspasi hingga ke lebih 30 negara.
“Untuk pasar dalam negeri kami akan fokus pada pasar keramik high end sehingga tidak perlu bersaing dengan keramik asal China yang dijual murah,” tutup Johas (RO/OL-8)
SUBDIT Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar praktik pencurian spesialis hotel berbintang di wilayah Jakarta.
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
Swiss-Belhotel Pondok Indah mempersembahkan perayaan Imlek yang akan berlangsung pada Selasa (17/2), di Swiss-Café Restaurant, mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WIB.
Selain menu Timur Tengah, Neo+ Airport Jakarta tetap menyediakan hidangan favorit Nusantara dan Barat untuk memberikan variasi rasa yang lengkap.
Seluruh keseruan dan daya tarik tahun baru Imlek dapat dinikmati di Novotel Tangerang. Selain menyajikan hidangan khas Negeri Tirai Bambu, terdapat atraksi Barongsai hingga Kungfu Tea Master.
WINR resmi menggandeng Artotel Group untuk mengelola tiga proyek hotel di Kota Batam. Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi Perseroan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved