Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOM Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, pada Rabu (29/5) pagi, memperlihatkan pergerakan yang stabil menjelang liburan panjang.
Pergerakan ini dipengaruhi oleh pasar yang mulai bersiap menghadapi cuti mulai awal Juni 2019.
"Kemungkinan rupiah relatif terjaga di tengah pasar yang sudah mulai kurang aktif karena libur panjang cuti bersama," kata Lana.
Baca juga: Situasi Pascademo Membaik, Rupiah Menguat
Lana menambahkan rupiah masih berpotensi menguat sepanjang hari karena adanya faktor eksternal yaitu pengaruh dari apresiasi beberapa mata uang Asia terhadap dolar AS.
"Mata uang kuat Asia utama, yen Jepang dan dolar Singapura, yang dibuka menguat terhadap dolar AS bisa menjadi sentimen penguatan rupiah," ujarnya.
Lana memprediksi rupiah hari ini masih dalam kisaran Rp14.350 per dolar AS hingga Rp14.370 per dolar AS. Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank Rabu pagi dibuka melemah 11 poin atau 0,08% menjadi Rp14.386 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.375 per dolar AS.(OL-5)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved