Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo selalu menekankan pemerataan pembangunan di wilayah Indonesia. Pembangunan tidak hanya berpusat di Jawa dan Sumatera. Namun, di beberapa wilayah, diketahui suara calon presiden petahana ini anjlok.
"Kita ini membangun negara ya, misalnya membangun jalan, pelabuhan, airport, jalan tol, pembangkit listrik. Kan tidak berpikir nanti dapat suara. Tidak. Kalau ada yang menghargai dan mengapresiasi, ya silakan," ujar Jokowi saat menerima Media Indonesia dan Mediaindonesia.com di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (24/5).
Baca juga: Pembangunan Infrastruktur Kunci Optimalisasi Dana Asing
Meskipun demikian, Jokowi berkomitmen proyek-proyek pembangunan akan terus dikejar pemerintah di berbagai wilayah. Dalam 4 tahun terakhir, pemerintah tercatat telah membangun 784 kilometer jalan tol di seluruh Indonesia. Pada akhir 2019, sepanjang 1.864 kilometer jalan tol ditargetkan dapat diselesaikan. Pembangunan infrastruktur ini dinilai Jokowi penting dalam berkompetisi dengan negara-negara lain.
"Iya terus, dari Sabang sampai Merauke, Aceh sampai Papua. Memang tugas kita membangun negara ini. Tidak ada berkakulasi, wah saya membangun jalan nanti dapat suara. Tidak seperti itu," pungkasnya.
Adapun sebelumnya, suara Jokowi-Ma'ruf Amin, khususnya di Jawa dan Sumatera, diketahui menurun elektabilitasnya. Hal ini pun diakui oleh Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani. "Ya ada (penurunan), terutama di beberapa daerah Jawa di Sumatera, kemudian di wilayah tertentu di Jawa Barat juga ya. Itu memang ada," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/3) lalu.
Arsul mengatakan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf tidak merosot jauh. Penurunan itu, lanjutnya hanya berada pada kisaran di bawah 2%. "Ada penurunan, tetapi juga tidak kemudian anjlok. Adalah beberapa point aja," ungkapnya. (Pol/OL-6)
TOKOH suku Dayak, Panglima Jilah, mempertanyakan nasib pembangunan Dayak Center di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang pernah dijanjikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved