Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK memperkuat layanan dan bisnis logistik, PT Bhanda Ghara Reksa atau BGR Logistics, melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP), yang merupakan anak perusahaan dari PT Pelindo II (Persero).
Nota kesepahaman tersebut berisikan tentang pelayanan kegiatan bongkar muat dan integrasi sistem logistik.
Nota kesepahaman tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Utama BGR Logistics M Kuncoro Wibowo dengan Direktur Utama PTP Imanuddin, serta disaksikan oleh Direktur Komersial BGR Logistics Andy Pratama, Direktur Pengembangan Usaha BGR Logistics Tri Wahyundo H, Direktur Keuangan dan SDM BGR Logistics Endang Suraningsih, dan Direktur Komersial Pelindo II Arif Suhartono, di kantor pusat BGR Logistics pada kamis sore (23/5).
Direktur Utama BGR Logistics M Kuncoro Wibowo mengatalan, penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan bentuk kemitraan strategis dalam rangka pelayanan bongkar muat atas kargo milik BGR Logistics yang akan dilakukan oleh PTP di terminal yang dioperasikan oleh PTP.
Baca juga : BGR Logistics Hadirkan Smart Warehouse Hemat Energi di Medan
Selain itu, juga akan dilakukan pembahasan terkait integrasi sistem logistik yang dimiliki oleh BGR Logistics dan juga milik PTP.
"Hal ini tentunya dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) agar senantiasa dapat meningkatkan nilai tambah bagi BGR Logistics dan juga PTP," Katanya dalam keterangan tertulis.
Seperti diketahui, BGR Logistics yang memiliki wilayah kerja di seluruh Indonesia, akan terbantu dengan kerjasama yang terjalin dengan PTP tersebut yang berperan mengelola terminal dan melakukan pelayanan bongkar muat kargo.
"Kami berharap agar nota kesepahaman ini segera terealisasi dengan tengah disiapkannya perjanjian kerjasama antara BGR Logistics dan PTP.," tandas Kuncoro. (RO/OL-8)
Kesepakatan besar ini diresmikan dalam ajang US-Indonesia Business Summit 2026 yang berlangsung di Washington D.C., Rabu (18/2) waktu setempat.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Penguatan juga akan menyasar pada pengawasan ruang siber yang saat ini menjadi medan baru berbagai pelanggaran hukum internasional.
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved