Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Negara Indonesia (BNI) memutuskan untuk menyetor dividen sebesar 25% dari laba bersih tahun buku 2018, atau sebesar Rp3,75 triliun, kepada para pemegang saham.
"Penggunaan laba bersih perseroan di antaranya untuk menyetor dividen sebesar Rp3,75 triliun," kata Direktur Utama BNI Achmad Baiquni dalam jumpa pers hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan di Jakarta, Senin (13/5).
Dari pemberian dividen tersebut, tambah Baiquni, sebanyak 60% saham yang menjadi bagian pemerintah, akan disetorkan kepada rekening kas negara.
Selain itu, RUPS juga menyetujui sebesar 75% dari laba bersih atau sebesar Rp11,26 triliun akan dimanfaatkan untuk saldo laba ditahan. "Direksi perseroan dengan hak subtitusi akan menetapkan jadwal dan tata cara pembagian dividen tahun buku 2018 sesuai dengan ketentuan berlaku," katanya.
Baca juga: Bank BJB Bagikan Dividen RP879,6 M
Secara keseluruhan, Baiquni mengatakan, laba bersih perseroan tahun buku 2018 hasil RUPS tercatat sebesar Rp15,02 triliun. Dalam kesempatan ini, RUPS juga memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Wahyu Kuncoro dan Bistok Simbolon sebagai anggota Komisaris Perseroan.
Sebagai gantinya, RUPS menyetujui dan mengangkat Hambra sebagai Wakil Komisaris Utama serta Ratih Nurdiati sebagai Komisaris. Dengan demikian, nomenklatur jabatan direksi perseroan terbaru hasil RUPS sebagai berikut:
1. Direktur Utama: Achmad Baiquni
2. Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
3. Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
4. Direktur Bisnis Konsumer: Tambok PS Simanjuntak
5. Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan: Catur Budi Harto
6. Direktur Tresuri dan Internasional: Rico Rizal Budidarmo
7. Direktur Keuangan: Anggoro Eko Cahyo
8. Direktur TI dan Operasi: Dadang Setiabudi
9. Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
10. Direktur Manajemen Risiko: Bob Tyasika Ananta
11. Direktur Human Capital dan Kepatuhan: Endang Hidayatullah
Selain itu, susunan anggota pengurus perseroan menjadi sebagai berikut:
1. Komisaris Utama/Komisaris Independen: Ari Kuncoro
2. Wakil Komisaris Utama: Hambra
3. Komisaris Independen: Revrisond Baswir
4. Komisaris Independen: Pataniari Siahaan
5. Komisaris Independen: Ahmad Fikri Assegaf
6. Komisaris: Ratih Nurdiati
7. Komisaris: Joni Swastanto
8. Komisaris: Marwanto Harjowiryono
9. Komisaris Independen: Sigit Widyawan
(OL-7)
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) setujui Rp2 triliun dibagikan sebagai dividen tunai kepada pemegang saham.
Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1).
ONE Global Capital mengumumkan pembagian dividen Natal perdana kepada para investornya, hanya satu tahun sejak mengakuisisi Eastlakes Shopping Centre.
Bank Mandiri mengumumkan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025.
PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo menetapkan dividen tunai sebesar Rp1,5 triliun kepada pemegang saham/negara setelah membukukan kinerja keuangan 2024 yang melesat.
PT Jasa Raharja mencatatkan kinerja gemilang sepanjang 2024 dengan menyetorkan dividen sebesar Rp1,1 triliun kepada negara.
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka perdagangan awal bulan, Rabu 1 April 2026, dengan performa impresif.
PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) siap IPO dengan target dana Rp306 miliar. Simak jadwal, harga, dan cara pesan mudah lewat aplikasi IPOT
Investor ritel di pasar saham Indonesia diimbau untuk tidak lagi bergantung pada data usang dalam mengambil keputusan investasi, seiring dinamika pasar yang semakin cepat, dan kompleks.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (30/3) sore ditutup turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia.
IHSG merosot 76,53 poin atau 1,08% ke posisi 7.020,53. Senasib, indeks kelompok 45 saham unggulan (LQ45) juga terkoreksi 11,00 poin atau 1,53% ke posisi 707,96.
IHSG mencatat penguatan signifikan sebesar 2,75% ke level 7.302, didorong oleh kombinasi sentimen fiskal domestik yang positif serta masuknya aliran dana asing.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved