Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat kenaikan ekspor minyak kelapa sawit selama periode Januari-April 2019. Kenaikan ini jumlahnya cukup signifikan yang bisa dilihat melalui data sistim otomasi Barantan (IQFAST).
Seperti disitat dari keterangan tertulis yang diterima mediaindonesia.com, Kepala Barantan Ali Jamil menjelaskan, ekspor komoditas minyak sawit beserta turunannya pada kuartal pertama cukup mencengangkan yakni mencapai 546 juta kilogram dengan nilai transaksi sebesar Rp5,3 triliun.
"Alhamdulilah, ini berkat kerja sama semua instansi yang membuat ekspor sawit kita kembali menunjukan tren bagus," ujar Jamil di sela-sela penyerahan Surat Kesehatan Tumbuhan atau Phytosanitary Certificate (PC) kepada para pelaku usaha eksportir komoditas pertanian di Tanjungbalai Asahan, Sumatra Utara, Senin (13/5).
Jamil menjelaskan, sejauh ini ekspor pada 2018 membukukan 460 juta kilogram dengan nilai transaksi Rp4,5 triliun. Angka ini lebih rendah dari 2016 yang mencapai 607 juta kilogram dengan nilai transaksi sebesar Rp5,5 triliun.
Baca juga: Pelabuhan Hadir, Tren Ekspor Olahan Pertanian asal Mamuju Naik
Sedangkan untuk 2017, total ekspor yang ada mencapai 709 juta kilogram dengan nilai transaksi sebesar Rp6,5 triliun.
"Karena itu, kami terus berupaya dan bekerja keras menerapkan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) sebagai komitmen Indonesia dalam skema keberlanjutan," katanya.
Selain itu, kata Jamil, penguatan ISPO juga berfungsi mempertahankan posisi Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia. Lebih dari itu, ISPO mampu menjawab pertanyaan banyak pihak terkait tantangan penghasil devisa tertinggi di Indonesia.
"Nah, seluruh komoditas yang ada wajib diperiksa karantina untuk menyesuaikan persyaratan negara mitra dagang. Selain itu, kami juga siap melakukan penjaminan kesehatan dan keamanan komoditas ini dengan PC," katanya.
Di tempat yang sama, Kepala Karantina Pertanian Tanjungbalai Asahan, Bukhari menjelaskan bahwa komoditas sawit yang berhasil dilepas di wilayahnya mencapai Rp6,45 miliar. Nilai transkasi itu masing-masing untuk 234 ton palm kernel stearin yang dikelola PT Sintong Abadi dan 495,25 MT yang dikelola Multimas Nabati Asahan.
"Kami juga turut melepas komoditas unggulan lainnya seperti kelapa parut sebanyak 25 ton tujuan Felixtow dan Inggris dengan nilai transaksi setara dengan Rp577 juta," katanya.
Selain itu, lanjut Bukhari, ada juga ekspor olahan lain berbentuk sapu lidi sebanyak 350 ton tujuan Pakistan dengan nilai transaksi sebesar Rp1,19 miliar. Kemudian ekspor pisang 16 ton, ubi jalar 17 ton, jahe 7 ton, jeruk nipis 4 ton, dan kayu manis 6 ton tujuan Malaysia dengan nilai transaksi Rp178,5 juta.
"Tak ketinggalan, kami juga melepas domba tujuan Malaysia sebanyak 200 ekor senilai Rp200 juta dan 450 kilogram madu senilai Rp225 juta dengan total ekspor keseluruhan senilai Rp8,8 miliar," katanya.
Wali Kota Tanjungbalai Asahan, Sumatra Utara, Syahrial menyampaikan apresiasi kepada Kementan atas pembangunan pertanian di wilayahnya.
Kata dia, komitmen Kementan melalui Barantan dalam mengawal ekspor komoditas asal Tanjungbalai Asahan adalah langkah maju yang bisa menjadi andalan devisa negara.
"Ke depan, kita berharap Barantan dapat membantu adanya perluasan akses pasar negara tujuan ekspor dan lakukan pendampingan pemenuhan persyaratan ekspor sehingga dapat bertambahnya jenis komoditas yang dapat merambah dunia," tandasnya.
Adapun rangkaian acara penyerahan Surat Kesehatan Tumbuhan Phytosanitary Certificate (PC) ini ditutup dengan peresmian gedung Laboratorium Karantina Pertanian Tanjung Balai Asahan. Peresmian gedung ini merupakan komitmen Kementan untuk meningkatkan pelayanan publik perkarantinaan dan mendorong potensi ekspor andalan. (X-15)
Samasindo menargetkan tingkat pemanfaatan kapasitas produksi hingga 80% pada 2025, meski perusahaan baru memulai operasi komersial pada awal September.
Polri mengungkap kronologi penindakan dugaan pelanggaran ekspor CPO oleh PT MMS di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Presiden Prabowo Subianto mengecam keras korupsi sumber daya alam, menyebutnya sebagai subversi ekonomi.
Harga Referensi CPO meningkat US$43,80 atau 4,81% dari HR CPO periode 1-31 Agustus 2025 yang tercatat sebesar US$910,91/MT.
Sekjen CPOPC yang baru Izzana Salleh merupakan sosok yang memiliki pengalaman pada sektor kebijakan publik, kepemimpinan korporat, hingga advokasi nirlaba global.
Dewan Negara-Negara Penghasil Minyak Sawit (Council of Palm Oil Producing Countries/CPOPC) secara resmi mengumumkan transisi kepemimpinan eksekutifnya.
Dengan mengurangi harga barang yang dilaporkan, maka bea masuk yang dibayarkan juga akan berkurang dan hal tersebut sangat merugikan ekonomi dari sisi pendapatan negara.
Purbaya mengingatkan, ke depan pihaknya tidak akan memberikan kesempatan perusahaan-perusahaan kelapa sawit untuk bisa kembali melakukan praktik under invoicing.
KSPSI menekankan pentingnya standar hubungan industrial yang setara dan berkeadilan di sektor perkebunan kelapa sawit.
Siklon tropis Senyar yang membawa curah hujan ekstrem memang menjadi pemicu utama banjir. Namun, menurutnya, faktor manusia dan aktivitas industri juga perlu dikaji lebih serius.
PT Astra Agro Lestari Tbk menegaskan konsistensinya dalam menjalankan kebijakan keberlanjutan, termasuk Nol Deforestasi, yang telah menjadi bagian dari operasional perusahaan sejak 2015.
Bencana banjir bandang yang terjadi di tiga provinsi di Pulau Sumatera, bukan hanya karena faktor alam, tapi akibat penebangan hutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved