Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Rakyat Indonesia (BRI) menyiapkan uang tunai senilai Rp48,2 triliun pada periode Lebaran tahun ini.
Dari total tersebut, sebanyak 60% dialokasikan untuk ketersediaan di mesin ATM, CDM, dan CRM. Adapun, 40% disebar di unit kerja BRI.
Selain menyediakan uang tunai, BRI juga tetap melaksanakan kegiatan operasional pada 3-7 Juni di 229 unit kerja serta menggelar weekend banking pada 1-2 dan 8-9 Juni di 155 unit kerja.
“Kami juga memastikan bahwa layanan kepada nasabah inti kerjasama seperti setoran penerimaan BBM dan non-BBM Pertamina, Penebusan SPP Bulog, pembayaran PNBP Polri, pembayaran tagihan rumah sakit, penerimaan Imigrasi Visa on Arrival serta layanan lainnya tetap berjalan pada periode lebaran tahun ini,” ujar Direktur Jaringan dan Layanan Bank BRI Osbal Saragi melalui keterangan resmi, Jumat (10/5).
Kendati demikian, BRI mengimbau nasabah untuk bertransaksi secara cashless pada layanan perbankan 24 jam.
Baca juga : Libur Lebaran Bertambah, Kebutuhan Uang Meningkat Rp217,1 Trilun
“Untuk mendorong cashless society, kami telah menyiapkan lebih dari 408 ribu Agen BRILink dan hampir 200 ribu EDC yang tersebar d seluruh Indonesia guna memfasilitasi transaksi keuangan selama Libur dan Cuti Bersama Lebaran 2019," tuturnya.
Perseroan pun akan memastikan perangkat E-Channel BRI seperti mesin ATM, EDC dan CRM dalam kondisi baik untuk digunakan oleh nasabah.
Khusus menyambut periode hari besar keagamaan kali ini, BRI juga menyiapkan tambahan uang elektronik BRIZZI sebanyak 889 ribu kartu yang dapat digunakan untuk pembayaran tol, pembelian barang dan pembayaran lainnya melalui berbagai merchant.
Tak hanya itu, untuk memudahkan masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik, Bank BRI membuka Posko Mudik Lebaran di 32 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia sejak H-7 Lebaran.
"Di posko tersebut, masyarakat bisa mendapatkan makanan dan minuman ringan, memanfaatkan layanan E-Channel BRI (ATM, CDM, dan CRM), layanan kesehatan ringan (cek tensi darah dan P3K), informasi produk BRI dan berbagai hiburan. BRI berkomitmen untuk hadir memenuhi kebutuhan perbankan masyarakat selama momen lebaran, sehingga masyarakat merasa dimudahkan,” tandasnya. (OL-8)
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved