Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengaku tidak bisa memaksa PT Garuda Indonesia (Persero) untuk menurunkan harga tiket pesawat. Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengungkapkan pihaknya hanya bisa bertindak sebagai pemegang saham.
Sebab, Garuda Indonesia merupakan perusahaan terbuka dan sahamnya tercatat di Bursa Efek.
"Seberapa jauh pemegang saham mengintervensi kan, apalagi terbuka. Kita bisanya imbau (penurunan tiket), intervensi nggak bisa. Investor marah nanti," kata Gatot di kantor Kementerian BUMN, Jumat (3/5).
Baca juga: Pemerintah Cari Formula Baru Tekan Tarif Tiket Pesawat
Gatot menambahkan, penentuan harga tiket wewenang pihak manajemen Garuda Indonesia. Apabila pemerintah melakukan intervensi lebih jauh, dikhawatirkan akan merusak kepercayaan pasar.
"Nanti harga sahamnya turun," imbuhnya.
Dia mengungkapkan, Senin (6/5) pekan depan akan diadakan rapat dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Selain itu, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan turut hadir. Hasil rapat tersebut nantinya akan menentukan langkah pemerintah selanjutnya dalam menyikapi harga tiket Garuda.(OL-5)
Tiket mahal terjadi karena bertepatan memasuki libur Natal dan Tahun baru (Nataru) 2026 maka khusus penerbangan ke Medan mengalami peningkatan harga.
Budi menjelaskan karena pada saat itu memasuki libur Natal dan Tahun baru (Nataru) 2026 maka khusus penerbangan ke Medan mengalami peningkatan.
Pada semester I 2024, Garuda mencatat kerugian sebesar Rp1,54 triliun. Perseroan pelat merah itu mencatatkan pembengkakan beban usaha yang besar.
PENGAMAT penerbangan Alvin Lie berpandangan rencana pemerintah menurunkan harga tiket pesawat saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan memberatkan perusahaan maskapai.
Kemenhub masih menunggu hasil rekomendasi kebijakan tarif tiket pesawat udara terjangkau, yang masih dibahas oleh tim satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat.
Direktur eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro mengungkapkan harga avtur bukanlah penyebab utama mahalnya harga tiket pesawat domestik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved