Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina (persero) membentuk satuan tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri (Rafi) 2019 untuk melayani kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) masyarakat pada momen puasa dan Lebaran mendatang.
Satgas Rafi 2019 yang melibatkan seluruh unit operasi Pertamina di Indonesia ini bertugas mengamankan penyaluran LPG sejak H-30 Lebaran atau 1 Ramadan dan penyaluran BBM sejak H-15 hingga H+15 Idul Fitri.
SVP Retail Marketing Business PT Pertamina Jumali menyampaikan Pertamina juga memastikan ketersediaan bahan bakar mulai gasoline hingga avtur terjaga dengan baik.
Untuk itu, pihaknya akan menambah pasokan BBM dan LPG sebesar 15% dari jumlah stok hari biasa guna memenuhi kebutuhan saat Ramadan dan Lebaran. Jumlah itu meningkat 5% dari Lebaran 2018 yang hanya sebesar 10%. Penambahan tersebut disesuaikan dengan jumlah pemudik yang diperkirakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan meningkat sebesar 13%.
“Tahun ini kita menyiapkan 15% karena estimasi dari Kemenhub pemudik itu akan meningkat 13%. Jadi supaya aman makanya kita siapkan yang lebih besar,” ungkap Jumali dalam konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta, kemarin.
Jumali mengatakan, untuk mengantisipasi kelangkaan LPG jelang Lebaran, Pertamina akan menyiapkan pangkalan siaga yang selalu siap melayani konsumen.
Secara umum, Pertamina akan menyiapkan stok premium sejumlah 1.118.277 KL untuk 21 hari, pertalite 1.103.505 KL untuk 21 hari, dan pertamax 902.819 KL untuk 22 hari. Adapun solar/bio sebanyak 1.983.640 KL untuk 26 hari, dexlite 45.305 KL untuk 27 hari, LPG 340.650 KL untuk 16 hari, dan avtur sebesar 615.512 untuk 48 hari.
Di sisi lain, untuk pemenuhan kebutuhan BBM, saat ini terdapat total 6.600 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebanyak 3.400 SPBU, di antaranya berada di Jawa dan Madura, 257 SPBU di kawasan pantura, 44 SPBU di dalam tol, dan 519 SPBU di jalur selatan.
SPBU modular
Secara terpisah, General Manager PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Tengku Fernanda juga memastikan kesiapan BBM menjelang Ramadan termasuk distribusi BBM di sekitar ruas Tol Trans-Jawa yang akan dilintasi pemudik.
Di sela-sela peninjauan Terminal BBM Rewulu di Bantul, Yogyakarta, Jumat (26/4), Tengku menyatakan di tengah keberadaan SPBU di ruas Tol Trans-Jawa yang masih minim, pihaknya akan menyiapkan SPBU modular, yakni mobil tangki yang akan menyalurkan BBM melalui selang ke dispenser, dan akan ditempatkan antara lain di rute Semarang-Solo.
“Kami tahu kalau tidak ada SPBU, mobil juga enggan masuk tol. Karena itu, kami akan buka SPBU modular. Untuk jumlahnya nanti disesuaikan dengan pemetaan kebutuhan. Kami juga melihat angka statistik tahun lalu” imbuhnya.
Upaya lainnya untuk mengantisipasi kemacetan parah seperti peristiwa di ruas Tol Brexit, Pertamina akan menyediakan BBM kemasan untuk produk pertalite dan pertamax. “MOR IV mengoperasikan sejumlah terminal BBM dengan rata-rata ketersediaan stok sekitar 8-9 hari,” pungkasnya. (Tes/E-3)
WAKIL Menteri ESDM periode 2016-2019 Arcandra Tahar mengatakan, Indonesia tetap memerlukan impor kilang dan BBM pada 2018, karena produksi dalam negeri belum mencukupi kebutuhan kilang.
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
Di Provinsi Aceh, dari total 156 SPBU, sebanyak 151 SPBU atau sekitar 97% telah kembali beroperasi.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Pada periode libur panjang dan musim perayaan, masyarakat cenderung beralih menggunakan BBM berkualitas demi menjaga performa kendaraan selama perjalanan jarak jauh.
Dari Stasiun Labuan di Kota Medan, setiap harinya dialirkan setidaknya 1.020 kilo liter BBM jenis Pertamax, Pertalite, dan Bio Solar menuju Siantar.
Jumlah tersebut turun 24% dibandingkan jumlah uang tunai yang disiapkan pada musim lebaran tahun sebelumnya.
"Tabayyun merupakan cara berpikir yang mengedepankan kehatian-hatian dalam menyikapi informasi, situasi dan problem yang dialami umat Islam pada khususnya."
Untuk mengobati rasa rindu dengan suasana Lebaran di Tanah Air, KBRI Singapura juga menyiapkan makanan berupa ketupat sayur.
Sebagian besar pengunjung Monas juga menantikan pagelaran Air Mancur Menari yang akan ditampilkan pukul 20.00 WIB dan 21.00 WIB.
MASYARAKAT diimbau menjaga pola makan dan minum saat merayakan Lebaran bersama keluarga agar kondisi kesehatan tetap stabil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved