Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Central Asia Tbk memastikan telah memulai proses akuisisi seluruh saham PT Bank Royal Indonesia.
Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (22/4), BCA dan anak usahanya BCA Finance sudah menyepakati pembelian saham milik PT Royalindo Investa Wijaya, Leslie Soemadi, Ibrahim Soemadi, Nevin Soemadi dan Ko, Sugiarto di Bank Royal.
Penandatanganan kesepakatan jual beli saham itu dilakukan pada 16 April 2019. "Berdasarkan perjanjian, para pembeli (BCA dan BCA Finance) akan membeli sebanyak 2,872 juta saham Bank Royal yang mewakili seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor para penjual dalam Bank Royal," ujar Sekretaris Perusahaan BCA Jan Hendra yang menandatangani surat keterbukaan itu.
Baca juga: Laba Bersih BCA Syariah Tumbuh 22%
BCA mengatakan nilai maksimal transaksi akuisisi Bank Royal sebesar Rp1,007 triliun. BCA memaparkan tujuan aksi korporasi ini untuk mendukung program arsitektur perbankan Indonesia dan mengembangkan bisnis perbankan perseroan.
"Bank Royal akan menjadi entitas anak perusahaan yang baru di mana perseroan dan Bank Royal akan mengembangkan bisnis dan fokus di layanan
perbankan atau segmen tertentu," tulis BCA. (OL-7)
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved