Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi tengah mengutus sejumlah pihak termasuk masyarakat untuk memeriksa tarif tiket pesawat. Ini dilakukan agar monitoring tidak dianggap sepihak dan dapat mewakili masyarakat.
Budi pun mengaku telah mendengar tarif yang ada saat ini masih belum sesuai harapan.
"Saya minta oleh karenanya Garuda, Lion dan Sriwijaya harus mendengar apa yang disampaikan masyarakat," kata Budi Karya Sumadi saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Kamis (11/4).
Baca juga: Jika Tetap Mahal, Menhub Terpaksa Atur Subprice Tiket Pesawat
Selain mengimbau perusahaan untuk menurunkan tarif, Budi juga meminta masyarakat mengerti kondisi pihak maskapai dan tidak terus menuntut tiket murah.
"Saya ingin sekali mekanisme pasar itu terjadi. Ngga usah saya menetapkan untuk berubah," terangnya.
Dia pun berharap ada keterbukaan antara pihak maskapai dan masyarakat agar bisa saling pengertian.
"Kalau bisa jelasin, jelasin sama masyarakat. Nggak bisa dong, saya beli lima masa disuruh jualan empat," tuturnya.
Beberapa waktu lalu, Menhub sempat mengancam akan melakukan intervensi apabila maskapai tidak menurunkan tarif tiket pesawat dalam waktu seminggu.(OL-5)
TIKET pesawat mahal dikeluhkan oleh masyarakat saat arus mudik lebaran 2026. Kementerian Perhubungan atau Kemenhub mengatakan mahalnya tiket pesawat karena ada skema transit
MENJELANG musim mudik Lebaran 2026, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengumumkan stimulus diskon tiket kelas ekonomi hingga 18 persen merespons keluhan harga tiket pesawat mahal
Tiket mahal terjadi karena bertepatan memasuki libur Natal dan Tahun baru (Nataru) 2026 maka khusus penerbangan ke Medan mengalami peningkatan harga.
Budi menjelaskan karena pada saat itu memasuki libur Natal dan Tahun baru (Nataru) 2026 maka khusus penerbangan ke Medan mengalami peningkatan.
Pada semester I 2024, Garuda mencatat kerugian sebesar Rp1,54 triliun. Perseroan pelat merah itu mencatatkan pembengkakan beban usaha yang besar.
PENGAMAT penerbangan Alvin Lie berpandangan rencana pemerintah menurunkan harga tiket pesawat saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan memberatkan perusahaan maskapai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved